Usai Buka Puasa Massa Aksi 22 Mei Dan Polisi Bentrok Lagi

Situasi aksi unjuk rasa kembali di depan Gedung Bawaslu kembali memanas pada Rabu (22/5) malam. Sekitar pukul 20.15 WIB, massa aksi beberapa kali melemparkan bom molotov dan petasan ke arah kepolisian yang berjaga di Jalan MH Thamrin, arah Bundaran HI. Kondisi di depan Bawaslu penuh asap dan polisi meminta massa tak terprovokasi.

Keadaan ini membuat ketegangan di lokasi kembali muncul. Para koordinator massa tampak tak mampu lagi membendung ketegangan daei pihak massa. Sejumlah polisi tampak luka-luka dan digotong personel lainnya.

Tak berselang lama, sekira pukul 20.20 WIB, petasan diledakkan secara bertubi-tubi selama beberapa menit. Gas air mata pun  ditembakkan pihak kepolisian.  Polisi beberapa kali memperingatkan agar warga sipil, termasuk para jurnalis meninggalkan lokasi.

Polisi melalui pengeras suaranya juga mengimbau warga agar segera meninggalkan lokasi.  Hingga pukul 20.33 WIB, kepolisian masih berusaha menekan massa agar tenang. Namun kerusuhan masih belum bisa diredam. Petasan tetap ditembakkan ke arah MH Thamrin yang mengarah ke Bundaran HI. Asap membubung tinggi di Jalan Thamrin.

Massa melemparkan kembang api hingga botol minuman. Kondisi di depan Bawaslu penuh asap

Ricuh bergeser ke sekitar perempatan Sarinah. Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan meminta massa tidak terprovokasi.  “Jangan terprovokasi. Hentikan! Hentikan!” kata Kombes Harry.

You might also like