PELECEHAN SEKS ANAK

Tanah Diserobot, Warga Tuban Blokir Karaoke Dan Bengkel

Sejumlah warga memblokade akses masuk ke sejumlah bangunan tempat karaoke dan juga bangunan bengkel yang berada di kawasan pinggir Jalur Pantura, jalan Tuban-Semarang KM 4, Dusun Jembel, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Senin (22/4/2019).

Pemblokiran pintu masuk sejumlah bangunan termasuk tempat karaoke itu dilakukan warga yang mengaku sebagai ahli waris dari ribuan meter persegi tanah yang digunakan tempat hiburan malam itu. Mereka kesal lantaran para ahli waris dan juga orang tuanya mengaku tidak pernah menjual tanah tersebut.

Aksi pemblokiran jalanan di tempat hiburan malam yang di barat Kota Tuban itu dilakukan dengan cara menggunakan urukan pedel. Para ahli waris sudah membawa pedel dengan beberapa dump truk langsung menurunkan pedel itu di depan bangunan yang sudah berdiri.

“Mbah saya tidak pernah jual, yang menempati juga tidak pernah bilang,” terang Lasmini (52), warga Desa Kembangbilo, Kecamatan Tuban, Tuban yang mengaku sebagai ahli waris pemilik lahan itu.

Dalam melakukan pemblokiran jalan di sejumlah tempat karaoke itu Lasmini bersama dengan para saudaranya menunjukkan barang bukti berupa surat Petok D dan juga gambar buku C. Yang mana tanah yang sekarang di gunakan tempat karaoke dan bengkel itu masih atas nama Kartijo.

“Luasnya semua 13.550 meter persegi. Saya punya buktinya Petok D ini semua masih atas nama mbah saya,” tambah Lasmini saat berada di lokasi pemblokiran jalan masuk karaoke dan bengkel motor itu.

Aksi pemblokiran pintu masuk bangunan itu sengaja dilakukan Lasmini bersama keluarganya lantaran sudah kesal tidak kunjung ada keputusan atas masalah tanahnya itu. Ia sudah sering menanyakan ke desa terkait status tanah warisannya itu yang sudah banyak berdiri bangunan mewah.

“Saya ngurus sudah sejak tahun 2007, hampir tiap bulan menanyakan ke desa. Saya kesini hanya ingin mengambil tanah milik mbah saya ini,” ungkap Lasmini.

Sementara itu, belum ada konfirmasi resmi dari masing-masing pihak pemilik bangunan tiga karaoke dan juga satu bengkel yang di uruk dengan menggunakan pedel tersebut. Hingga saat ini sejumlah pihak kepolisian dari Polsek Jenu, Polres Tuban tampak masih bersiaga di lokasi pemblokiran karaoke dan juga bangunan bengkel itu

You might also like