PELECEHAN SEKS ANAK

PPK Disdik Binjai dan Direktur PT Aida Cahaya Lestari Dituntut 1 Tahun dan 6 Bulan Penjara

Sidang Korupsi Alat Peraga di PN Medan

Sidang kasus pengadaan alat peraga Sekolah Dinas di Pendidikan (Disdik) Kota Binjai akhirnya sampai pada pembacaan tuntutan kepada kedua terdakwa, yakni Dodi Asmara selaku Direktur PT Aida Cahaya Lestari dan PPK Disdik Binjai Bagus Bangun.

Tuntutan yang dibacakan Penuntut Umum, A Ginting, Senin (14/4/2019), menuntut agar majelis hakim tipikor menghukum masing-masing terdakwa selama satu tahun dan enam bulan penjara. Selain tuntutan pidana kepada kedua terdakwa juga dikenakan untuk membayar denda Rp50 juta subsidair 3 bulan penjara. Sedangkan uang pengganti tidak dikenakan karena Dodi Asmara telah membayar uang pengganti senilai Rp499 juta lebih.

Dalam tuntutan yang dibacakan secara terpisah dihadapan Ketua Majelis Hakim Tipikor Azwardi, penuntut umum menyebutkan terdakwa Bagus Bangun  perbuatannya selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bersalah karena tidak melakukan pengendalian kontrak.

Bagus juga justru menerima penyerahan hasil pekerjaan oleh perusahaan Dodi Asmara (PT Aida Cahaya) padahal, kontrak tersebut tidak lengkap dikerjakan sesuai kesepakatan.

Menurut JPU, kedua terdakwa bersama melakukan penggelembungan harga atau mark-up hingga pengadaannya fiktif dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2010 Pemko Binjai, akibatnya berdasarkan audit BPKP Sumut, negara mengalami kerugian Rp499 juta lebih. Usai membacakan tuntutan, kedua terdakwa melalui penasehat hukumnya akan mengajukan nota pembelaan (pledoi) atas tuntutan jaksa.

You might also like