Pelesetkan Alquran dan Azan, Pemuda Ini Ditangkap Warga

Daud Raffles (DR) sangat tak beradab. Pemuda yang tinggal di Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung ini, mempermainkan ayat suci Alquran dan lafal Adzan. Ia nyata-nyata menghina dan menyiarkannya melalui media sosial.

Perbuatan biadab DR mengundang emosi warga, khususnya umat Islam. DR pun ditangkap warga di rumahnya Senin (8/4) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Ia dituduh menistakan agama, karena memelesetkan Surah Ad Duha dalam Alquran dan lafal Azan.

Setelah ditangkap warga, DR diserahkan ke Polsek Jebus dan selanjutnya dibawa ke Polres Bangka Barat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Video penangkapan DR tersebut viral di media-media sosial. Saat disantroni warga, ibu DR sempat histeris dan meminta maaf kepada warga. “Maafkanlah pak, anak saya ini punya kelainan. Kalau tak percaya, nanti kita sama-sama bawa ke rumah sakit jiwa,” tutur ibunya.

Namun, warga tak mau menerima begitu saja penjelasan ibu yang berdiri di depan DR untuk melindungi anaknya tersebut. “Dia menghina agama kami. Sakit kami ini bu,” tutur seorang warga dalam video.

Sementara Kabid Jumas Polda Babel Ajun Komisaris Besar A Maladi mengungkapkan, kasus DR ditangani oleh pihaknya. “Kasusnya ditangani kriminal umum Polda Babel, kami akan merilis perkaranya kalau sudah lengkap,” kata Maladi.

Untuk diketahui, DR sebelumnya mengungah dua video ke Facebook yang menjadi pangkal persoalan. Pada video pertama, DR mengolok-olok surah Ad Duha. Ia juga menafsirkan surat itu sesuai versinya sendiri. Ayat suci itu dipermainkannya layaknya guyonan.

Sementara pada video kedua, DR mengumandangkan azan memakai bahasa Indonesia tapi bukan terjemahan dari bahasa Arab. DR melantunkan azan memakai bahasa Indonesia dengan kalimat tak pantas.

You might also like