Langkat Jadi Sentra Peternakan Sapi Sumut

Keseriusan Gubsu Edy Rahmayadi menjadikan Sumatera Utara Bermartabat mulai terlihat. Saat menghadiri acara panen 125 eko4 anak sapi di Desa Purwobinangun Kecamatan Sei Bingai, Langkat, Senin (1/4/2019), mantan Pangkostrad itu mengemukakan rencananya membangun sentra peternakan sapi di Kabupaten Langkat.

 

“Selain sentra pengembangan peternakan sapi, Kabupaten Langkat juga bisa untuk memperluas areal penggembalaan sapi,” ujarnya.

 

Ia mengemukakan, sebagai kabupaten penghasil sapi terbesar di Sumut dengan sistem Inseminasi Buatan (IB), Langkat masih berpotensi untuk areal penggembalaan dalam upaya memproduksi pakan tambahan selain rumput.

 

“Bahan baku untuk pakan ternak harus selalu diupayakan melalui pemanfaatan teknologi dan sumber daya manusia yang ada,” tuturnya.

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Sumatera Utara, Ir Dahler Lubis MMA, menyambut positif rencana tersebut. Apalagi, salah satu ciri sentra peternakan adalah tersedianya fasilitas produksi pakan ternak.

 

“Sentra peternakan harus memiliki fasilitas produksi pakan ternak agar tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar, selain penguasaan teknologi dan sumber daya manusia berkualitas,” sebut Dahler Lubis.

 

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Langkat, Nasirudin, melaporkan, kalangan peternak sapi di Sei Bingei memproduksi 125 ekor anak sapi secara alami dan 30 ekor hasil IB.

 

Pada kesempatan itu, Gubsu juga menyerahkan bantuan 60 ekor sapi kepada para kelompok ternak di Langkat.

You might also like