PELECEHAN SEKS ANAK

Iseng Buat Teror Bom, Pelajar SMA Ditangkap di Pematang Siantar

Polresta Siantar berhasil mengamankan seorang tersangka pelaku teror bom yang meletakkan tas hitam di depan Alfamart, Jalan Melanthon Siregar. Tersanka berinisial IAN warga Jalan Patimura Kota Pematangsiantar itu, masih berstatus pelajar SMA.

IAN melakukan aksinya pada Sabtu (13/4/2109) lalu. Ia ditetapkan sebagai tersangka setelah diringkus Satuan Reskrim Polresta Pematangsiantar, dari rumah temannya, Minggu (14/4/2019) malam.

Kapolresta Pematangsiantar AKBP Heribertus Ompusunggu dalam konferensi persnya, Senin (15/4/2019) mengungkapkan, tersangka IAN melakukan aksi yang menghebohkan warga Pematangsiantar, bukan karena adanya unsur, radikal, atau terosisme, melainkan karena tindakan iseng.


“Setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan dari saksi-saksi diketahui sebelum melakukan aksi isengnya, pelaku menulis tas hitam yang didapat di di sekolahnya dengan penghapus tinta atau tip-ex. Sebelumnya pelaku memasukkan pot bunga yang diambil di sekitar Alfamart,” sebut Heri.
Heri menambahkan atas perbuatanya pelaku kini dijerat dengan pasal 6 tentang teroris dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Namun pelaku tetap menjalani pemeriksaan dan akan diproses di peradilan anak.

Kordinator Institute Law of Justice atau Lembaga Hukum dan Keadilan, Fawer Full Fander Sihite mengapresiasi keberhasilan Polresta Pematangsiantar mengungkap pelaku teror bom.
“Saya mengapresiasi kerja cepat polisi mengungkap pelaku teror bom ini. Sehingga warga Kota Pematangsiantar tidak dihantui keresahan terhadap gangguan keamanan,” tukas Fawer.

You might also like