PELECEHAN SEKS ANAK

DPW FKWJ Nusantara Sumatera Utara Sesalkan Pemberhentian GKR Hemas

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Komunikasi Warga Jawa (FKWJ) Nusantara Provinsi Sumatera Utara mengecam Badan Kehormatan (BK) DPD yang memberhentikan Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas dari keanggotaan DPD perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemberhentian itu dinilai sarat muatan politis dan sangat tidak objektif.

“Ibu Gusti Kanjeng Ratu telah menjadi korban politisasi oknum-oknum yang haus kekuasaan di DPD. Ini bukan hanya penghinaan dan penzoliman kepada Ibu Gusti Kanjeng Ratu semata, tetapi juga sangat menyinggung kehormatan, harkat maupun martabat seluruh etnis Jawa di tanah air,” ucap Ketua Umum DPW FKWJ Nusantara Provinsi Sumatera Utara, Djamin Sumitro, kepada wartawan, Jumat (5/4/2019) dini hari.

Djamin Sumitro menyatakan hal itu terkait dengan Surat Keputusan Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Nomor 2 Tahun 2019 tertanggal 22 Maret 2019 tentang pemberhentian GKR Hemas dari DPD keanggotaan B-53. Menurutnya, surat keputusan itu tidak objektif, dan sarat muatan dendam politik oknum-oknum yang haus kekuasaan di DPD.

“Keputusan itu tanpa didasari fakta dan sama sekali tidak objektif. Ini benar-benar penzholiman,” tegas Djamin diamini pengurus FKWJ Nusantara Provinsi Sumatera Utara lainnya.

FKWJ Nusantara, tutur Djamin, punya kewajiban moral untuk menjunjung tinggi nama baik GKR Hemas. Selain sebagai Pembina FKWJ, sosok GKR Hemas juga merupakan ibu yang sentiasa mengayomi seluruh masyarakat etnis Jawa.

“Bagaimana mungkin anak bisa diam begitu saja ketika ibunya dizolimi. Kami, keluarga besar FKWJ Nusantara mengecam penzoliman ini. Kami juga menginventaris anggota DPD yang turut menzolimi Ibu GKR Hemas agar pada Pemilu 2019 ini, tidak lagi dipilih. Saya bersama pengurus FKWJ Nusantara di Sumatera Utara, menginstruksikan seluruh anggota dan meminta masyarakat khususnya etnis Jawa, untuk tidak memilih calon DPD yang telah menzolimi ibu GKR Hemas yang mencalonkan diri kembali pada Pemilu 17 April 2019 ini,” himbau Djamin.

Selama ini, ucap Djamin, sosok Ibu GKR Hemas diketahui selalu aktif menjalankan amanah tugasnya sebagai anggota DPD RI asal Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia juga acap menyuarakan aspirasi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Yogyakarta sebagai konstituennya, sekaligus menjadi jembatan hati bagi seluruh etnis Jawa di nusantara.

FKWJ Nusantara Provinsi Sumatera Utara dengan tegas meminta BK DPD segera mencabut SK pemberhentian GKR Hemas. “Jika tetap memberlakukannya, FKWJ akan menempuh jalur hukum,” tegasnya.

Hal senada disampaikan bidang hukum FKWJ Nusantara Provinsi Sumatera Utara, Arizal SH MH. “Kita masih menunggu niat baik BK DPD. Bila tetap memaksakan penzoliman kepada Ibunda GKR Hemas, kita akan melakukan upaya hukum,” tukasnya.

You might also like