Penyelundupan BBM Ilegal Menggila, Ada Apa dengan Aparat?

 

 

Forumkeadilan.com, Muntok -Penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) ilegal semakin menggila yang dilakukan dari kapal masuk dari pelabuhan Muntok.

Baru-baru ini pada Sabtu malam (9/3/2019) sekira pukul 20.30 WIB, jajaran Polres Bangka Barat dikabarkan telah melakukan penangkapan 3 truk fuso yang mengangkut muatan minyak solar ilegal.

Adapun modusnya, 3 unit truk fuso tersebut membawa kayu jenis sengon yang dibawahnya terdapat minyak solar ilegal.

Informasi yang dihimpun awak media, minyak solar ilegal tersebut masuk ke Muntok dari Palembang melalui jalur laut.

Minyak ilegal tersebut rencananya hendak didistribusikan di seputaran Pulau Bangka.

 

Dikabarkan tiga truk fuso berisi BBM ilegal yang diamankan oleh anggota Polres Bangka Barat adalah diduga milik Komandan Batalion (Danyon) Brimob Polda Babel, inisial Kompol H.

Kebenaran kepemilikan BBM ilegal tersebut diakui oleh sumber kami yang terpercaya. ” Iya, penangkapan dilakukan malam minggu tadi. Minyak tersebut yang saya tahu milik Danyon, Kompol H. Kan di kesatuan Brimob Polda Babel, Danyon ada dua. Satu Danyon Bangka dan satu lagi Danyon Belitung,” ujar sumber.

Dibeberkan sumber, sebenarnya sebelum penangkapan 3 truk fuso, Intel Brimob juga menangkap 1 unit truk yang berisi BBM ilegal anggota Polres Bangka Barat.

” Kalau menurut saya ini persaingan bisnis dan mereka saling tangkap. Yang ditangkap Intel Brimob kemana sekarang 1 unit truk solar tidak ada lagi jejaknya di polres. Penangkapan ini akibat terganggunya alur minyak yang ada di Pangkalpinang, ” bebernya.

Info terakhir yang didapat sumber kami, kalau penangkapan minyak ilegal tersebut awalnya heboh dan akhirnya akan tenggelam.

“Dansat Brimob sudah telpon Kapolres Babar minta tolong. AKP Dedi, Kapolsek Pangkalan Baru yang diduga juga terlibat sudah telpon Kasat Reskrim. Ya sudah, kasus ini seperti inilah jadinya. Setahu saya kasus ini tidak dilaporkan ke Polda juga, ” tandasnya.

Dihubungi terpisah, Kabag Ops Polres Bangka Barat, Kompol Febriandi Haloho SH MH seizin Kapolres, AKBP Firman Andrianto SIk awalnya mengelak kalau pihaknya melakukan penangkapan minyak ilegal.

“Kayu bro itu bukan minyak, siapa bilang. Jangan berita hoaks nanti. Itu kayu milik mssyarakat, bukan punya anggota. Kami masih akan menelusuri dari mana asal kayu tersebut, bukan minyak ya, ” elaknya dihubungi melalui ponselnya, Senin siang (11/3/2019).

Namun berselang beberapa saat, awak media kembali mendapat info dari salah satu perwira di Polres Babar jika memang betul adanya penangkapan bbm bersubsidi yang dikirim melalui pesan whatsapp,  ” Info dari mana mas? Siapa orang dalam ya mas? Oke kalau begitu jangan sebut nama saya ya,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, Dansat Brimob Polda Babel dan Danyon Bangka, Kompol H masih diupayakan konfirmasi terkait kebenaran kepemilikan BBM ilegal jenis solar.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Babel, AKBP Maladi saat dikonfirmasi terkait kabar adanya pengamanan bbm dan kayu ilegal  justru dikatakannya belum menerim laporan penangkapan minyak ilegal maupun kayu dari Polres Bangka Barat.

“Tidak ada informasi yang sampai ke polda terkait pengamanan bbm atau pun kayu…klo polres bangka barat yg nangkap konfirmasi aja ke polres babar,” kata Maladi.

 

 

You might also like