Kereta Terguling Di Bogor, Sembilan Luka

Kereta KRL commuterline anjlok di Kebonpedes, Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu (10/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Kereta anjlok disebabkan jatuhnya tiang listrik atas dan menimpa kereta.

Dua orang luka-luka akibat kejadian ini. Darsono,warga setempat mengatakan, kereta api datang dari arah Jakarta atau Cilebut menuju Stasiun Bogor. 

“Sebelum perlintasan Kebon Pedes, sudah oleng dulu keretanya,” kata Darsono.

Akibat kejadian ini, korban ada tiga orang yang diselamatkan warga dari gerbong depan kereta yang anjlok.

“Satu wanita, satu masinis. Dua-duanya sudah dibawa ke rumah sakit. Masinis ke RS Salak, penumpang wanita dibawa puskesmas Bondes,” katanya.

Korban luka ditolong warga

Dalam video viral yang beredar, terlihat dua gerbong anjlok, dan penumpangpun berhamburan dari dalam kereta api yang belum diketahui nomornya ini.

Selain dua gerbong yang anjlok, salah satu tiang listrik lintasan kereta juga ikut jatuh ke badan kereta api.

Penumpang terlihat menunduk keluar dari dalam kereta api yang anjlok tersebut. Para warga yang berada di sekitar lokasi kereta yang anjlok juga terdengar memerintahkan agar penumpang merunduk.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kereta api Indonesia atas kecelakaan ini. Namun dari Twitter Info Commuter Indonesia, kereta api yang anjlok ini merupakan kereta api jurusan Jatinegara-Bogor dengan nomor KA 1722.

“KA 1722 Jatinegara-Bogor mengalami kendala tertimpa tiang listrik aliran atas (LAA) diantara stasiun Cilebut-Bogor. Saat ini dalam proses evakuasi unit terkait,” ujar info twitter itu.

Hingga pukul 13.00 WIB, korban tergulingnya KRL Commuterline  di Kebon Pedes, Kota Bogor, Minggu (10/3), mencapai 9 orang. Diantaranya masinis dan dua balita.

Mereka di rawat di RS Salak Bogor dan RS Siloam. Dari 9 korban, 5 masih di RS Salak. Lalu 4 dirujuk ke RS Siloam. Dari 4 itu, dua di CT scan dan dua lagi memar saja.

Mereka yang jadi korban antara lain Lilis Septiani (23) asal Jakarta Timur, Nenih (52) asal Cikampek, Fendi Suryadi (19) Cikampek, Resti Pendawati (32) Bojonggede, Sofa (18) Bintaro, Lisa (18) Bintaro. Dan tiga lainnya, yakni Masinis Yacub (30), Fathan (4) dan Alisha bayi berusia 6 bulan.

 

You might also like