PELECEHAN SEKS ANAK

Istri Terduga Teroris Sibolga Lempar Bom Ke Rumah Tetangga

Sekitar pukul 01.20 WIB, Rabu (13/3) dini hari, terjadi dua kali ledakan bom berturut-turut di sekitar Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Sekuntum, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Siboga, Sumatera Utara.

Akibat ledakan bom cukup dahsyat dari rumah terduga terorisme di Sibolga, Husain alias Abu Hamzah tersebut, warga sekitar berhamburan menyelamatkan diri. Dari pantauan, ledakan tersebut tampak menghasilkan kepulan asap tebal di bagian atas rumah terduga teroris itu.

Diduga istri terduga teroris melemparkan bom itu ke arah rumah warga dari atas rumahnya. Petugas pun langsung bergerak untuk melakukan pengecekan ke lokasi ledakan bom, sementara warga langsung diminta mundur agar jangan mendekat ke lokasi.

Kuatnya ledakan bom itu membuat beberapa orang warga sekitar terjatuh dan dimasukkan ke ambulans dan langsung dilarikan untuk mendapatkan pertolongan.

Sementara itu, pihak kepolisian belum mau berkomentar terkait ledakan yang baru terjadi itu.

Sebelumnya  kepolisian melakukan negosiasi agar istri terduga teroris yang meledakkan bom di Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Sekuntum, Kecamatan Sibolga Sambas, Sibolga, Selasa (12/3), untuk menyerahkan diri. Pihak kepolisian telah melakukan negosiasi selama lebih kurang enam jam, namun istri terduga teroris masih bertahan di dalam rumah bersama dengan anaknya.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Selasa malam, mennyebutkan bahwa terduga pelaku teroris AH alias H alias U sudah berhasil ditangkap Densus. Saat ini yang masih tinggal di rumah itu istri terduga pelaku bersama dengan anaknya.

Pantauan di lokasi malam ini sekira pukul 21.03 WIB, tim Brimob dan juga Densus sudah masuk mendekati rumah terduga teroris lengkap dengan senjata laras panjang dan rompi anti peluru. Warga yang ada di sekitar lokasi diminta untuk menjauh.

“Kalau suaminya Abu Hamzah sudah berhasil ditangkap tadi sore, dan langsung diamankan oleh tim Densus. Kami pun gak tahu dimana diamankan, karena tim Densus dan Gegana yang berperan langsung. Kami saja dari petugas kepolisian yang ada di Sibolga ini hanya sebatas mengamankan masyarakat, kalau yang berperan langsung adalah tim Densus dan Gegana,” ujar salah seorang personel polisi yang mengamankan lokasi.

Sementara itu imbauan melalui pengeras suara masih terus disampaikan agar terduga teroris mau menyerahkan diri. “Ibu menyerah aja ibu, kasihan anak ibu, dia tidak tahu apa-apa dan masa depannya masih panjang. Kasihanlah bu sama anaknya. Kalau ada masalah sampaikan kepada kami,” bujuk petugas polisi dari dalam masjid yang lokasinya tidak begitu jauh dari rumah terduga teroris.

You might also like