Tersangka Kasus Narkoba Reva Alexa Masuk Sel Perempuan Karena Ganti Kelamin Jadi Cewek

Selebgram Reva Alexa dipastikan akan menghuni sel perempuan sesuai identitas di dalam KTP-nya.

Pasalnya baru-baru ini warganet meributkan jenis kelamin Reva yang terkena kasus narkoba lantaran disebut sebagai transgender.

Namin Polisi memastikan adik angkat Lucinta Luna itu sudah berganti kelami menjadi seorang perempuan dengan nama Anggie Chairunnisa Azhari.

Melalui unggahan Insta Story @narkoba_metro, terungkap memang sebelumnya Reva adalah seorang pria.

“Sesuai data di KTP dan putusan Pengadilan Negeri Singkawang Kalimantan Selatan bahwasanya sudah berganti kelamin menjadi perempuan,” begitu tulis akun tersebut seperti dikutip akun Lambe Turah, Kamis (7/2/2019).

Polisi menyebut nama sebelumnya ketika masih berjenis kelamin pria adalah Yogi Saputra.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan tersangka IS alias lWAN mengkonsumsi sabu sejak tahun 2014 sementara tersangka ACA alias RA mengkonsumsi sabu sejak bulan Juli 2018.

“Keduany terbukti menggunakan, Meth/Shabu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Kamis, (7/2/ 2019).

Selain itu, kata Argo, dari keterangan tersangka mereka medapati metamfetamin atau sabu seberat 0,28 gram dan lima buah alat isap sabu dari rekannya inisial RN. RN sendiri saat ini masih dilakukan pengejaran.

“Jadi stop jangan menanyakan lagi akan ditempatkan di sel mana,” tulisnya.

Sehari sebelumnya, Jajaran Unit 3 Subdit II Psikotropika Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya telah menangkap model video klip dan selebgram atas nama Reva Alexa di Perumahan Taman Beverly Golf, Jalan Danau Belinda No 12 Karawaci, Tangerang Kota, Rabu (6/2/2019).

Reva ditangkap bersama temannya berinisial IS alias IWAN karena terbukti mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan tersangka IS alias lWAN mengkonsumsi sabu sejak tahun 2014 sementara tersangka ACA alias RA mengkonsumsi sabu sejak bulan Juli 2018.

“Keduany terbukti menggunakan, Meth/Shabu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Kamis, (7/2/ 2019).

Selain itu, kata Argo, dari keterangan tersangka mereka medapati metamfetamin atau sabu seberat 0,28 gram dan lima buah alat isap sabu dari rekannya inisial RN. RN sendiri saat ini  masih dilakukan pengejaran.

“Sabu itu berasal dari RN dan sampai saat ini RN masih dalam pencarian petugas,” tutur Argo.

Para tersangka dikenakan Primer Pasal 112 ayat (1) subsider Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dipidana dengan penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar.

You might also like