KPK IKLAN

Pembunuh Janda di Binjai Ditangkap di Sergai

Dua Kakinya Ditembak Karena Kabur Saat Dibekuk

Kasus perampokan disertai pembunuhan sadis di Kota Binjai berhasil diungkap. Dalam tempo 24 jam, Polda Sumatera Utara menangkap pelakunya berikut meringkus tiga penadah barang hasil rampokan.

Tersanka pembunuhan itu RW, warga Jalan Zainal Zakse, Gang Belimbing, Kelurahan Pekan Binjai, Kota Binjai. Ia diringkus di Lingkungan VIII, Kelurahan Pekan Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdangbedagai, Senin (11/2/2019). Polisi terpaksa menembak kedua kaki RW karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.

“Pada saat petugas akan melakukan penangkapan, tersangka berusaha melarikan diri. Sehingga terpaksa diberi tembakan pada kedua kakinya,”ujar Kombes Andi Rian Djajadi, Senin (11/2/2019) di Mapolda Sumut.

RW merupakan tersangka utama pembunuh Lina, warga Jalan Masjid Gang Belimbing, Lingkungan III, Kelurahan Pekan Binjai. RW menghabisi janda itu pada Minggu (10/2/2019).

Sebelum mencokok RW, polisi lebih dahulu meringkus tiga penadah barang hasil rampokannya. Ketiganya yakni AJ, menadah satu unit telepon pintar Samsung J2, kemudian BA menadah TV 32 inchi dan sebuah handphone serta SUR, yang menadah perhiasan emas hasil kejahatan RW tersebut.

Selain barang-barang yang sudah dijualnya, polisi juga menyita sepeda motor Honda Beat BK 5073 RAO dan uang tunai Rp 430 ribu.

Dari hasil penyelidikan, jelas Andi Rian, rumah orangtua pelaku hanya berjarak 20 meter dari rumah korban. Setelah membantai Lina, tersangka pulang ke Serdangbedagai dengan mengendarai sepeda motor curiannya.

Dari pengakuan pelaku, dia tega menghabisi nyawa korban karena utang piutang. Pelaku datang menagih uang Rp 4 juta yang dia pinjamkan kepada Lina.

“Tapi ini hanya alibi saja. Korban dieksekusi di ruang tamu lalu dibawa ke kamar mandi,” tandasnya.

Sebelumnya, Lina ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di kawasan Jalan Masjid Gang Belimbing, Lingkungan III, Kelurahan Pekan Binjai, Kota Binjai, Minggu (10/2/2019). Wanita Tionghoa ini ditemukan dalam keadaan telungkup di dalam kamar mandi rumah. Hasil identifikasi polisi, Lina mendapat luka di bagian leher dan sela jari. Serta luka tusukan pada dada sebelah kiri.

Atas perbuatannya itu, polisi menjerat RW dengan pasal 365 dan pasal 338. Ancaman hukuman ini masing-maisng 15 tahun penjara. Sedangkan tiga tersangka lainnya dijerat dengan pasal penadahan hasil kejahatan.

You might also like