Gus Nur Mulai Jalani Sidang Kasus “Generasi Muda NU Penjilat”

Sugi Nur Raharja alias Gus Nur dibawa penyidik Polda Jatim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya untuk dilakukan tahap dua (penyerahan tersangka dan barang bukti), Selasa (19/2/2019).

Saat menjalani tahap dua, Gus Nur didampingi beberapa pengacara dan puluhan Laskar Pembela Islam (LPI).

Kendati demikian Gus Nur mengatakan pada sejumlah awak media akan menjalani semua proses hukum yang membelitnya dengan baik.

“Istri saya siap masak saya gak siap,”ujar Gus Nur.

Seperti diketahui Sugi Nur Raharja alias Gus Nur dilaporkan koordinator Forum Pembela Kader Muda NU, sekaligus Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim.

Laporan tersebut dilayangkan atas vlog Gus Nur di Youtube berjudul “Generasi Muda NU Penjilat”. Vlog yang berdurasi 28 menit, 25 detik tersebut dinilai menghina NU.

Dalam kasus ini, Gus Nur disangkakan pencemaran nama baik, pasal 27 ayat 3 UU ITE, dengan acaman hukuman empat tahun penjara. 

Andry Ermawan ketua tim pengacara Sugi Nur Raharja alias Gus Nur meyakini jika kliennya tidak bersalah atas kasus pencemaran nama baik yang disangkakan pada kliennya tersebut.

“Kami akan buktikan di pengadilan kalau Gus Nur tak bersalah,” katanya.

Menurut Andry, dari pasal yang disangkakan yakni 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 3 Undang-undang Nomor 19 tahun tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tidak sesuai dengan perbuatan Gus Nur.

Andry beralasan bahwa kliennya hanya mengomentari unggahan di Facebook saja. Saat itu, Gus Nur melihat unggahan di grup Pemuda NU yang merilis daftar nama ulama radikal. Nama Gus Nur berada di urutan dua. Merasa tidak terima disebut ulama radikal, Gus Nur kemudian mengomentarinya dengan kalimat yang dianggap tidak pantas.

Gus Nur tidak terima dikatakan ulama radikal lalu meng-counter unggahan tersebut. Mungkin ada yang beliau ucapkan pakai bahasa Jawa Timuran menyinggung pelapor,” kata Andry, Selasa (19/2/2019).

Andry menyesalkan ketika kemudian laporan itu ditindaklanjuti penyidik sampai kini dinyatakan P-21 dan siap disidangkan.

“Ini yang kami permasalahkan selama penyidikan. Tapi polisi tetap memproses perkara Gus Nur sampai lanjut P-21 di kejaksaan,” ungkapnya.

Meski demikian, Andry tetap menghormati proses hukum yang kini sedang dijalani Gus Nur. Dia akan mendampingi kliennya tersebut sampai proses persidangan. Andry meyakini, dalam persidangan nanti Gus Nur tidak bersalah sesuai pasal yang didakwakan

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.