Duh! Pria Buta Divonis 15 Tahun Penjara

Pulaknya Setubuhi Adik Ipar Sampai Hamil

Pria tuna netra, Jarni terpaksa mendekam lama di penjara. Lelaki buta berusia 50 tahun ini, divonis 15 tahun penjara lantaran mencabuli seorang wanita, NN, yang masih adik iparnya.

Dalam sidang yang digelar di PN Tulungagung, Rabu (6/2/2019), majelis hakim diketuai Florence Katerina dengan anggota Yuri Adriansyah dan Sri Peni Yudawati memuturkan bahwa Jarni dihukum penjara 15 tahun dengan denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan. Vonis tersebut lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Puji Astuti yang menuntut terdakwa dengan tuntutan 8 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsider 4 bulan kurungan.

“Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 81 ayat (1) jo pasal 76D Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 yang mana telah disahkan menjadi UURI No.17 Tahun 2016 jo UURI No.35 Th.2014 jo UURI No.23 Th.2002 tentang perlindungan anak dalam dakwaan Kesatu,” ujar hakim Yuri Andriansyah yang juga Humas PN Tulungagung.

Sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku pihaknya tetap memberikan waktu kepada terdakwa untuk mengambil langkah hukum selanjutnya, apakah akan melakukan banding atau masih pikir-pikir. “Terdakwa memilih untuk pikir-pikir, sesuai ketentuan waktu 7 hari,” ungkap Yuri.

Yuri menjelaskan, beratnya putusan yang harus diterima terdakwa dikarenakan beberapa hal yang memberatkan, seperti perbuatan terdakwa yang telah merenggut masa depan korban, mempengaruhi kondisi psikisnya apalagi sampai korban hamil. “Terdakwa juga mempermainkan pikiran korban yang masih lugu untuk berbuat seperti itu,” pungkas Yuri.

Sebelumnya, jaksa dalam tuntutannya menyatakan terdakwa Jarni terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain. Jaksa menuntut terdakwa Jarni dengan tuntutan 8 tahun penjara dengan dengan 1 miliard subsider 4 bulan kurungan. Namun, dalam putusannya hakim memvonis 15 tahun penjara.

Kasus pencabulan yang menyeret Jarni terjadi akhir November 2018 lalu. Jarni yang disebut-sebut dukun itu, mencabuli adik iparnya, NN. Terbongkarnya kasus pencabulan ini bermula dari kecurigaan keluarga terhadap NN, yang melihat tanda-tanda kehamilan pada tubuhnya. Usut punya usut akhirnya NN mengaku jika selama ini terdakwa  Jarni yang menggaulinya.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.