Cekcok Sama Istri, Anak Dibanting Sampai Mati

Sungguh sadis HK. Pria 20 tahun ini tega membanting anak tirinya yang masih berusia 2 tahun ke lantai hingga meregang nyawa. Perbuatan sadis itu dilakukannya diduga karena cekcok dengan istrinya yang juga ibu dari anak tersebut.

Akibat ulahnya itu, Unit Reskrim Polsek Cimanggis dan Unit PPA Sat Reskrim Polresta Depok mengamankan HK. “Tersangka berinisial HK (20) membanting anak tirinya berinisial FNJ (2) ke lantai sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” terang Wakapolresta Depok AKBP Arya Perdana di Mapolresta Depok, Senin (11/2/2019).

Kejadian bermula pada selasa 5 Februari 2019 sekira jam 13.00 WIB. Saat itu, tersangka HK cekcok dengan istrinya di rumah kontrakannya di Kampung Cimpaeun, Depok. HK yang dibalut amarah melampiaskan emosinya kepada FNJ, anak tirinya. FNJ yang sedang duduk, diambil lalu diangkat kemudian dibanting ke lantai. “Tersangka cekcok dengan istrinya, melampiaskan emosinya dengan cara  anak tirinya yang sedang duduk di dalam kontrakan diangkat ke atas lalu dibanting ke lantai,” jelas AKBP Arya.

Penganiayaan itu membuat FNJ mengalami panas tinggi. Pada Jumat (8/2/2019), FNJ mengalami kejang-kejang. “Sempat dibawa ke rumah sakit, meninggal dunia,” tukas AKBP Arya.

Terungkapnya kasus itu berawal dari kecurigaan tetangga, Latifah yang mendengar tangisan FNJ. Latifah kemudian melapor ke Romy, Ketua RT 01 yang langsung mendatangi rumah korban dan menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Di dalam rumah, ada ayah tiri korban berinisial HK dan kakak pertama korban. “Sebelumnya itu ibunya korban pernah cerita kalau korban pernah dibanting oleh bapak tirinya 2 atau 3 hari sebelum kejadian. Saya pikir meninggalnya korban gak wajar akhirnya saya lapor ke Polres Depok,” kata Romy kepada wartawan di sekitar lokasi kejadian, Senin (11/2/2019).

Polisi kemudian mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. Tak hanya itu, ayah tiri korban dan ibu kandung korban yang baru pulang bekerja langsung dimintai keterangan oleh kepolisian. “Saya liat itu korban ada luka lebam di paha, pergelangan tangan, leher. Saya ingat-ingat ibunya pernah cerita korban dibanting, bisa jadi luka gara-gara itu,” jelas Romy.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Deddy Kurniawan membenarkan kejadian yang menimpa FNJ. Kepolisian juga sudah menahan HK, ayah tiri korban yang diduga melakukan penganiayaan tersebut. “Awalnya ayah tiri korban cek cok dengan istrinya lalu emosi dan melampiaskan emosinya tersebut dengan cara anak tirinya (korban) yang sedang duduk di dalam di kontrakan diangkat keatas lalu dibanting ke lantai. Korban setelah itu mengalami panas tinggi, dan pada Jumat sebelum meninggal mengalami kejang-kejang,” kata Deddy.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.