Aktivis Aceh Minta KPK Usut Nasir Djamil Terkait Kasus Irwandi

Suhaji: "Keterangan Saksi Jadi Bukti Awal Ungkap Keterlibatannya"

Aktivis antikorupsi Muhamamd Suhaji meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menelusuri keterlibatan anggota DPR RI Fraksi PKS Nasir Djamil, yang namanya disebut dalam sidang kasus dugaan suap Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf.

Munculnya nama Nasir Djamil itu terungkap saat Dedi Mulyadi bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (11/2/2019) .

“Dalam persidangan sudah dijelaskan saksi yaitu Direktur PT Kenpura Alam Nangro Dedi Mulyadi mengaku pernah menyerahkan uang Rp 1 miliar kepada anggota DPR RI Nasir Djamil. Pengakuan itu harus diusut tuntas. Kenapa bisa ada penyerahan uang dan untuk apa uang itu?,” kata Muhammad Suhadi kepada awak media, Selasa (12/02/2019).

Dari keterangan saksi, lanjut Suhaji, sudah bisa menjadi bukti awal KPK untuk segera mendalami keterlibatan pihak-pihak lain dalam kasus yang menyeret Gubernur nonaktif Irwandi Yusuf.

”Sudah jelas dalam keterangan saksi bahwa ada nama-nama lain yang muncul dalam kasus itu, dan itu bisa menjadi bukti awal KPK untuk sesegera mungkin melakukan pengembangan,” ucap Aji sapaan akrabnya.

Poin yang terpenting, tuturnya, dari keterangan saksi adalah segala bentuk penyerahan uang yang dilakukannya bertujuan agar perusahaan Dedi dimenangkan dalam lelang proyek infrastruktur.

Dia berharap KPK benar-benar membongkar siapa saja yang terlibat dalam kasus yang merugikan rakyat Aceh tersebut. ”Kita yakin dengan kinerja KPK, berdoa saja semoga siapa yang terlibat dapat diseret KPK ke jeruji besi,” pungkasnya.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.