KPK IKLAN

Venesa Angel Akan Diperiksa 21 Januari Terkait Penyebaran Video Porno Di Medsos

Polda Jatim  akan memanggil Vanessa Angel dengan status sebgai tersangka penyebaran vidoe porno melalui media sosial pada Senin (21/1/2019). Wanita 27 thun itu dipastikan akan mendekam di balik jeruji besi.

Korps Bhayangkara menjerat Vanessa dengan pasal 27 ayat 1 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sebab, Vanessa terbukti telah menyebarluaskan foto dan video pribadinya yang memiliki konten vulgar ke khalayak umum.

Penyebaran tersebut dilakukan dalam rangka promosi. Sebab, Vanessa merupakan satu di antara 145 artis dan model yang terjerat kasus prostitusi online yang diungkap Subdit V Ditreskrimsus Polda Jatim.

Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera menekankan bahwa Vanessa punya dua kali kesempatan untuk memenuhi panggilan dari polisi.

Jika tidak, dia akan dijemput secara paksa dengan mengirim penyidik untuk terbang menjemput Vanessa ke Jakarta.

“Senin besok baru pemanggilan pertama. Kalau tidak datang, akan kami panggil lagi. Kalau tidak datang lagi, baru kami jemput paksa,” ucapnya.

Barung juga menjelaskan, ketentuan Vanessa ditahan atau tidak berada pada penyidik

“Ada beberapa hal yang menjadi subjektivitas penyidik. Misalnya, jika Vanessa dianggap tidak kooperatif, bisa mengganggu jalannya penyidikan, atau berpotensi menghilangkan barang bukti, ya bisa ditahan,” jelasnya.

Dia menambahkan, pasal yang dijeratkan kepada Vanessa memiliki ancaman hukuman enam tahun penjara.

Artinya, Vanessa Angel yang juga membintangi segudang judul FTV itu mau tidak mau harus mendekam di balik jeruji besi.

“Bisa kami pastikan ditahan karena hukumannya di atas lima tahun penjara. Kecuali kalau di bawah, penyidik masih memiliki pilihan untuk tidak ditahan,” tegas perwira dengan tiga melati di pundak tersebut.

You might also like