Terpidana Korupsi Bansos, Ketua DPRD Jember Diberhentikan

Thoif Zamroni terpaksa melepaskan jabatannya sebagai Ketua DPRD Jember periode 2014-2019. Politisi Partai Gerindra ini diberhentikan tidak hormat setelah menjadi terpidana kasus korupsi dana hibah dan bantuan sosial tahun 2015. Posisinya bakal digantikan Ardi Pujo Prabowo.

Pemberhentian tersebut disampaikan dalam rapat paripurna usulan pemberhentian ketua DPRD Jember dan usulan calon penggantinya di ruang sidang utama DPRD Jember, Jawa Timur, Senin (14/1/2019). “Surat pemberhentian sementara dari Gubernur Jawa Timur sudah turun. Saudara Thoif maupun jaksa penuntut umum (JPU) tidak melakukan upaya banding sehingga putusannya inkrah,” kata Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaidi dalam sidang paripurna DPRD Jember.

Menurut dia, usulan mengganti Ketua DPRD Jember tersebut melalui tahapan sesuai dengan aturan yakni putusan kasus hukum terhadap Thoif Zamroni sudah inkrah. Gubernur Jatim Soekarwo telah menerbitkan surat keputusan (SK) pemberhentian sementara, kemudian dilanjutkan dengan usulan pengganti dan pemberhentian definitif Thoif Zamroni.

“Partai Gerindra menunjuk Ardi Pujo Prabowo untuk menggantikan Thoif Zamroni sebagai Ketua DPRD Jember dan usulan itu disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur. Biasanya diterbitkan surat keputusan (SK) dari Gubernur sebelum 14 hari dan baru dilantik menjadi ketua dewan,” papar politisi PKB Jember itu.

Jumlah anggota DPRD Jember saat ini sebanyak 49 orang karena Ketua DPRD Jember Thoif Zamroni ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A Jember sejak pertengahan Pebruari 2018. Pergantian antarwaktu (PAW) Thoif dari Partai Gerindra juga dikabarkan sudah diproses.

“Kami akan tunggu SK pelantikan Ardi Pujo Prabwo sebagai Ketua DPRD Jember. Setelah dilantik, maka surat keputusan dari Partai Gerindra untuk anggota PAW juga akan diproses,” katanya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.