PELECEHAN SEKS ANAK

Simaklah Pengakuan Pemukul Wanita yang Sedang Shalat di Masjid

Muhammad Zuhairi memang sungguh keterlaluan. Ia tega memukul Merrisa Ayu Ningrum saat sedang melaksanakan shalat di Mesjid Al-Istiqomah, Sungai Kunjang, Samarinda. Motif pemukulan itu, menurut Zuhairi, hanyalah untuk mendapatkan uang sebesar Rp 15 ribu.

Zuhairi sebelumnya sudah merasa ketakutan dan ingin menyerahkan diri karena video pemukulan tersebut viral di media sosial. “Saya sudah niat untuk menyerahkan diri, saya salah, saya bingung mau ke mana. Saat itu saya hanya perlu makan. Jika berhasil pun, saya tidak akan ambil seluruh uang korban karena memang hanya butuh Rp 15-20 ribu,” kata Zuhairi, Rabu (2/1/2019).

Wanita dipukul selagi Sholat

Zuhairi ditangkap di rumahnya di daerah Sanga-sanga, Kutai Kartanegara. Zuhairi sempat melarikan diri ke sejumlah kota di Kaltim. Zuhairi mengaku menyesali perbuatannya.

“Korban orangnya ramah, entah kenapa saya nekat melakukan hal itu, tak tahu iblis apa, setan apa, yang merasuki saya,” ucap Zuhairi.

Sebelumnya, polisi mengatakan Zuhairi mengaku menganiaya Merrisa Ayu Ningrum karena kehabisan uang. Ia juga sempat meminta-minta di sejumlah masjid yang disinggahinya.

Namun upaya tersebut tak membuahkan hasil. Hingga akhirnya Zuhairi melihat tas seorang perempuan saat sedang salat di Masjid Al-Istiqomah. Zuhairi memukul korban di bagian punggung. Setelah itu korban berteriak dan akhirnya bapak delapan anak ini kabur.

“Dia melakukan itu karena dia membutuhkan makanan. Dia memerlukan uang dan melihat korban membawa tas diasumsikan pasti ada uangnya, dan akhirnya dia melakukan tindak pidana tersebut,” ucap Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono, Rabu (2/1/2019).

Zuhairi memukul korban menggunakan sebuah balok yang sebelumnya digunakan untuk tongkat di samping masjid. Selain tongkat, mukena yang digunakan korban saat dianiaya jadi barang bukti. Pelaku dikenai Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

You might also like