Polisi Juga Bisa Bikin Film

Satlantas Polres Bogor luncurkan film pendek berjudul Kabul. Film durasi 9:48 menit itu mennceritakan seorang lelaki bersepeda motor bebek tua dan memiliki doa mustajab.

Apapun yang diinginkannya langsung terkabul, hingga dia dipanggil Kabul dan bisa menghilangnya Kasatlantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama.

Dalam film itu, Kabul (Norman Akyuwen) sejatinya bernama Edi Sudrajat. Namun, teman-temannya lebih suka memanggilkan Kabul lantaran apa yang diinginkannya selalu terkabul, meskipun baru terbersit di pikirannya.

Dalam perjalannya menyusuri jalan di Kabupaten Bogor, Kabul diberhentikan petugas Satlantas Polres Bogor, Mahfud (Ery Makmur), tepat di depan Pos Polisi Gadog.

Merasa kesal kena tilang karena hanya mampu memperlihatkan STNK fotokopi, dia pun berkata dalam hati “semoga di dunia ini gak ada polisi”.

Tak lama dia berucap seperti itu, seorang polisi, yang diperankan Hasby, di simpang Sentul, Stadion Pakansari, yang sedang menilang pengendara motor, tiba-tiba menghilang.

Selanjutnya, terjadi kerusuhan besar di Jalan Lingkar Stadion Pakansari namun tidak ada polisi yang menertibkan keadaan dan ada penembakan hingga menewaskan seseorang.

Kasatlantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama, yang bertindak sebagai Eksekutif Produser menjelaskan, film ini bertujuan membuka cara pandang masyarakat, bahwa hidup butuh keteraturan dan kedisplinan.

“Film ini menggambarkan jika ada ketidakteraturan, apa yang akan terjadi. Polisi kan salah satu pranata sosial yang membentuk keteraturan sosial,” tegasnya.

You might also like