Polisi aceh Utara Diberondong Peluru Oleh Bandar Narkoba

Sejumlah personil Polres Aceh Utara diberondong saat hendak menangkap jaringan narkoba pimpinan MZ. Meski tidak membalas tembakan, empat orang ditengarai anggota MZ berhasil dibekuk.

Keterangan diperoleh, Sabtu (12/1/2019), aksi memberondong personil Polres Aceh Utara itu terjadi di sebuah perkebunan perkebunan Desa Alue Drien, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara. Penembakan itu ditengarai menggunakan senjata api jenis Automat Kalashnikova (AK).

Menurut Kasat Narkoba Polres Aceh Utara AKP Ildani Ilyas, aksi pemberondongan terhadap polisi terjadi pada 8 Januari 2019. Kawanan jaringan narkoba yang hendak ditangkap menembaki polisi dengan senjata jenis AK. “Saat kejadian 8 Januari 2019 sore. Mereka menembak ke arah polisi yang akan menangkap. Kami tak bisa membalas, karena mempertimbangkan ada banyak petani di kebun dan sawah di sekitar lokasi, sehingga mereka sempat kabur,” kata Ildani di Polresta Lhokseumawe.

Wakil Kepala Polisi Resort Polres Lhokseumawe, Kompol Edwin Aldro menambahkan, belakangan polisi memburu pelaku dan berhasil menangkap empat tersangka jaringan MZ berinisial NS, AG, MH dan EF seluruhnya warga Kabupaten Aceh Utara. “Mereka ini sebagian kurir, sebagian pemakai yang dapat sabu dari MZ,” kata Edwin Aldro.

Dari empat tersangka itu, kata Edwin, polisi berhasil menyita 26 paket sabu-sabu milik MZ. “Kami juga temukan senjata api rakitan jenis pistol FN dengan satu magazine dan tujuh peluru aktif. MZ sendiri masih diburu sampai saat ini,” pungkasnya.

You might also like