Meneg BUMN Rini Soemarno Copot Said Didu Gara-gara Omongan

Mulutmu adalah Harimaumu. Begitulah pepatah yang tepat dialamatkan kepada Muhammad Said Didu. Gara-gara omongannya yang dianggap tidak membela kepentingan pemegang saham, Said Didu dicopot dari jabatan Komisaris PT Bukit Asam Tbk.

“Saat bicara, langkah Said Didu tidak mewakili kepentingan pemegang saham. Padahal komisaris itu fungsinya menjaga dan mengawasi direksi untuk menjalankan kepentingan pemegang saham,” kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno di Kementerian BUMN, Senin (31/12/2018) kemarin.

Meneg BUMN Rini Soemarno mencopot Muhammad Said Didu lantaran sikapnya yang dianggap tak sejalan lagi dengan pemegang saham.

Pada Jumat (28/12) di Jakarta,  diketahui PTBA menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Dalam RUPSLB itu, salah satu agenda adalah melakukan penggantian Pengurus Perseroan.

Perseroan mengangkat Soenggoel Pardamean Sitorus sebagai Komisaris Independen menggantikan Johan O Silalahi serta mengangkat Taufik Madjid dan Jhoni Ginting sebagai Komisaris menggantikan Purnomo Sinar Hadi dan Muhammad Said Didu.

Rini juga mengatakan seyogiyanya sebagai komisaris perusahaan, Said Didu bisa menjaga sikapnya dalam menyampaikan hal-hal mengenai perusahaan kepada publik dengan komunikasi yang baik dengan tujuan supaya perusahaan menjadi semakin baik.

“(Tujuannya) ya perusahaannya harus semakin baik, cara kita (bicara) ke masyarakat bagaimana. Pemikiran terhadap perusahaan seperti apa. Komunikasi kepada publik seperti apa. Gitu aja, simpel aja (kenapa diberhentikan),” pungkasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.