Mantan Pacar Siswi SMK Bogor Yang Dibunuh, Diyakini Bukan Pelakunya

Sampai memasuki hari ke empat, pihak Kepolisian belum dapat mengungkap kasus penusukan, yang menyebabkan Adriana Yubelia Noven (18) yang tewas ditusuk, Selasa lalu.

Sempat beredar informasi, jika polisi telah mengamankan seseorang berinisial S. S sendiri dari informasi yang dihimpun, dan diamankan di Bandung.

Dugaan awal, S merupakan pria yang terekam dari CCTV yang banyak beredar di media sosial. Namun belakangan, diketahui S bukanlah pelaku penusukan. Dengan begitu, polisi masih mendalami kasus ini.

Namun pihak Polresta Bogor Kota mengklaim sudah mendapatkan bentuk wajah pelaku pembunuhan siswi SMK, Andriana Yubelia Noven di gang belakang Masjid Raya Kota Bogor, Jalan Riau, Kelurahan Baranangsiang, Bogor Timur pada Selasa (8/1/2018).

Dengan melakukan scientific investigation dan penelusuran saksi-saksi akhirnya polisi pun bisa mendapatkan wajah pelaku pembunuhan.

 

Namun sebelumnya, pihak kepolisian telah menyebut kalau pihaknya mencurigai seorang pria berinisial S yang diduga sebagai pelaku.

Sosok S disebut-sebut sebagai teman dekan dari Andriana Yubelia Noven. Kepala Polresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser menyebut, diduga pelaku berinisial S.

“Sebenarnya, ini serba buta. Data yang kita dapat ini, kita nggak tahu dia (pelaku) itu siapa. Rekaman CCTV juga tidak terlihat jelas,” ucap Hendri di Mapolresta Bogor Kota, Rabu (9/1/2019).

“Tapi, berdasarkan keterangan dari teman korban ada yang kenal dengan ciri fisik orang (pelaku) di dalam CCTV itu,” tambahnya.

Hendri menambahkan, kecurigaan polisi semakin jadi setelah S membuat statement di media sosial terkait soal penangkapan terhadap dirinya.

Kata Hendri, S sempat menulis di media sosialnya dan akan menuntut orang-orang yang telah memfitnahnya itu.

“Pelaku kan belum ketangkap. Nah, dia itu sempat memposting tulisan di medsosnya untuk mengonter tuduhan bahwa ia telah ditangkap. Justru, di situ jadi titik terang kita untuk masuk,” sebutnya.

Selang beberapa hari kemudian, polisi telah mengamankan S untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

“Belum ada (penangkapan pelaku atau penetapan pelaku), betul sudah diamankan (S), sedang dilakukan pendalaman, makanya saya belum bisa katakan itu, saya belum bisa katakan itu bukan pelaku, tapi saya bisa katakan itu kemungkinan bukan pelakunya, dari beberapa alibi yang dilakukan, bukti-bukti yang kita dapat dan saksi yang dihadirkan sama dia ini kemungkinan besar bukan pelakunya,” ujar Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser, Kamis (10/1/2019).

Hendri menjelaskan bahwa S merupakan mantan kekasih dari Siswi SMK Bogor Andriana Yubelia Noven.“Iya, S itu pernah jadi teman dekat,” katanya.

Foto S bersama Siswi SMK Bogor Andriana Yubelia Noven sempat tersebar di media sosial.

Lewat akun Facebook-nya, S mengatakan kalau dirinya bukan pelaku pembunuhan, dan menyebut kalau informasi yang sudah beredar adalah hoaks.

Pada unggahannya, ia juga akan menuntut orang-orang yang menyebar info hoaks tersebut ke ranah hukum. Ia mengetakan kalau saat kejadian ia berada di Bandung. Tak hanya itu, ia juga mengatakan kalau hubungan dirinya dengan korban sudah berhenti sejak lama.

Lalu ia berharap agar orang-orang berhenti menyebar fotonya karena ia merasa dituduh dan tercoreng nama baiknya. Tak hanya S, ibunda S juga merasa dirugikan atas info hoaks yang beredar tersebut.

Ia meminta kepada orang-orang untuk stop menyebarkan info hoaks tersebut dan merasa nama baiknya tercemas. Melalui akun Facebook-nya, wanita bernama TA ini juga menyebut kalau S adalah anak yang baik dan tak mungkin melakukan ala yang telah dituduhkan selama ini.

 

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.