PELECEHAN SEKS ANAK

Kasus Hoax Ratna Sarumpaet Mau “Dibuang” ke Jaksa

Ratna Sarumpaet bakal berhadapan dengan penyidik kejaksaan. Pasalnya, pihak Polda Metro Jaya sudah bersiap untuk “membuang” penanganan kasus tersangka penyebar hoax itu ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

“Tadi kami komunikasi ke penyidik, untuk berkas ibu Ratna minggu depan akan kita limpahkan kembali ke Kejaksaan Tinggi ya,” jelas Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono saat ditemui di Jakarta, Jumat (4/1/2019).

Kejati DKI Jakarta mengembalikan berkas Ratna Sarumpaet ke Polda Metro Jaya pada 22 November 2018. Berkas dikembalikan agar penyidik Polda Metro Jaya dapat melengkapi beberapa dokumen terkait syarat formil dan materiil dalam berkas perkara itu.

Tersangka penyebaran berita bohong atau hoax Ratna Sarumpaet (kiri) dikawal petugas saat menjalani pemeriksaan di Dirkrimum Polda Metro jaya, Jakarta, Senin (22/10/2018). Ratna Sarumpaet diperiksa sebagai tersangka terkait kasus penyebaran hoax tentang penganiayaan dirinya .

Polisi menetapkan Ratna sebagai tersangka kasus penyebaran berita bohong (hoax) terkait aksi penganiayaan. Ia ditangkap oleh jajaran Polda Metro Jaya di Bandara Soekarno Hatta pada 4 Oktober 2018 malam.

Sejak pertama ditahan Polda Metro Jaya selama 20 hari sejak 5 Oktober 2018, Ratna menerima perpanjangan masa tahanan selama 40 hari mulai 25 Oktober 2018-5 Desember 2018.

Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo menyebut, akan memperpanjang kembali masa penahanan hingga 20 hari ke depan. ”Nanti (masa penahanan) baru diperpanjang dari pengadilan,” sebut Kombes Argo.

You might also like