Jaksa Tahan Oknum Polisi Terkait 8 Kg Ganja

Brigadir SB buat ulah. Perbuatannya dinilai tak layak menjadi aparat penegak hukum. Sebab, pria 32 tahun ini, ditengarai terlibat peredaran 8 kg ganja yang dikirim dari Sumatera. SB bersama rekannya, MS (41), dibekuk Subdit III Ditresnarkoba Polda NTB.

Kasus SB dan MS, Senin (7/1/2019) siang, dilimpahkan Polda NTB ke jaksa penuntut umum Kejati NTB. Jaksa kemudian melanjutkan penahanan kedua tersangka peredaran ganja 8 kg tersebut. “(Tersangka) ditahan karena penyidikan sudah selesai. Di penyidik kepolisian ditahan, jadi ini di tingkat penuntutan tetap ditahan,” ucap Kasi Tindak Pidana Umum Lainnya Kejati NTB, Ginung Pratidina saat dikonfirmasi, Selasa (8/1/2019).

Pelimpahan tersangka dan barang bukti itu, sambung Ginung, menindaklanjuti berkas dua tersangka yang sebelumnya sudah dinyatakan lengkap. Jaksa penuntut umum kemudian akan menyusun berkas dakwaan di tahap penuntutan. “Setelah berkas dakwaan jadi, dalam waktu dekat akan kita limpahkan berkasnya ke pengadilan,” kata Ginung.

Sebelumnya, Kasubdit III Ditresnarkoba Polda NTB, Anak Agung Gede Agung mengatakan penyidikan kasus yang diungkap September 2018 itu sudah selesai. “Tersangka dan barang bukti kita limpahkan, pelimpahan tahap dua,” ujarnya.

Tersangka MS dan Brigadir SB ditangkap terpisah pada Senin (17/9/2018). Tersangka MS ditangkap di halaman parkir kantor jasa pengiriman paket kilat di Pagutan, Mataram. Sementara KB, diamankan di rumah orang tua tersangka MS di Kampung Tangsi, Ampenan Selatan, Ampenan, Mataram.

Tersangka MS berperan mengambil ganja yang dikirim dari Sumatera. Pengiriman menggunakan paket kilat koper warna hitam. Ganja seberat 8 kg dibungkus dengan plastik kresek dan lakban cokelat.

Gumpalan ganja itu juga ditumpuk dengan 22 eksemplar buku pelajaran untuk mengelabui isi paket. Pada resi pengiriman, dicantumkan barang ditujukan kepada seseorang bernama YN di Monjok, Selaparang, Mataram.

Tersangka MS mengambil paket yang diduga atas perintah oknum Brigadir SB. Hasil tes urine menunjukkan tersangka SB positif mengonsumsi narkoba. Para tersangka itu dijerat pasal 111 ayat 2 dan atau pasal 114 ayat 2 UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

You might also like