PELECEHAN SEKS ANAK

Istri Mantan Gubernur Jambi Mengaku Tak Tahu Ada Korupsi Dana Pendidikan Anak Usia Dini

Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) percontohan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) tahun 2014-2016 dengan terdakwa Heiriyah, Senin (14/1), kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi.

Sidang hari ini masih mengagendakan pemeriksaan saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi. Salah seorang saksi yang dihadirkan jaksa adalah Yusniana, istri mantan Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA).

Dalam kesaksiannya, Yusniana mengaku tidak mengetahui ada masalah dalam pengelolaan dana PAUD tersebut. Menurut Yusniana, ia baru mengetahui pengelolaan dana tersebut bermasalah setelah dipanggil penyidik kejaksaan untuk dimintai keterangan.

“Saya tahunya sudah dipanggil jadi saksi oleh penyidik (kejaksaan, red). sebelumnya tidak tau,” ujar Yusniana di persidangan.

Yusniana juga menerangkan jika dirinya hanya mengetahui laporan dari Panitia Kerja (Pokja). “Saya cuma menerima laporan dari empat Panitia Pokja setiap tiga bulan sekali,” sebut Yusniana.

Lebih lanjut Yusniana mengatakan, sejak dirinya menjadi pembina tidak pernah ada masalah saat para pokja menjabat. “Saat itu nggak ada masalah,” tandasnya.

Untuk diketahui, terdakwa diduga melakukan korupsi untuk tiga tahun anggaran. Tahun 2014 dana yang digelontorkan mencapai Rp 6 miliar, tahun 2015 mencapai Rp 5,2 miliar, dan tahun 2016 dananya lebih kurang Rp 7 miliar.

You might also like