KPK IKLAN

Caleg Golkar Aniaya Warga Gara-gara Pelakor

Dua wanita perang komentar di media sosial. Mereka cekcok hingga saling hujat secara terbuka di dunia maya. Namun, SN, caleg Partai Golkar, tak tahan meredam amarah. Emosinya memuncak ketika AI menyebutnya sebagai pelakor (perebut lakik orang).

Tuduhan merebut suami orang itulah yang membuat SN nekat mencari keberadaan AI. Sampai akhirnya ia menemukan AI di kawasan Sirkuit Didu Kalimbua, Kelurahan Kalosi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang. Tak ayal, SN langsung menganiaya AI. Kedua wanita ini sebelum adu fisik, sudah lebih dulu perang mulut hingga mengundang perhatian banyak orang. Mereka maki-makian di depan umum, kemudian jambak-jambakan.

Kasatreskrim Polres Enrekang AKP Muh Hatta menyebutkan dugaan penganiayan dilakukan SN setelah dituduh merebut suami korban. SN dan IA awalnya perang komentar di media sosial. Merasa kesal karena tuduhan itu, SN akhirnya menyantroni AI di Sirkuit Didu Kalimbua, Kelurahan Kalosi, Kecamatan Alla. Kemudian pelaku lalu menganiaya korban.

“Informasinya, SN dituding telah merebut suami dari IA. Awalnya saling hujat di media sosial, SN kemudian mendatangi IA dan diduga telah melakukan penganiayaan,” kata Hatta, Rabu (9/1/2019).

Setelah menerima laporan, polisi kemudian meringkus SN yang tercatat maju menjadi caleg di Kabupaten Enrekang. Usai ditangkap, SN kemudian dibawa ke Mapolres Enkerang untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus tersebut. Dalam kasus ini, polisi juga masih melakukan penyelidikan melalui pemeriksaan saksi dan alat bukti untuk menentukan status hukum SN. “Tindak lanjutnya masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi dan alat bukti, dan diduga pelaku masih kami amankan,” kata Hatta.

Sejauh ini polisi sudah menetapkan SN tersangka. Ia dijerat melanggar Pasal 351 ayat 1 tentang penganiayaan. “Ancaman maksimalnya 3 tahun,” tukas Hatta.

You might also like