PELECEHAN SEKS ANAK

Banyak Pengusaha Boking Artis, Eksekusinya di Luar Negeri

Puluhan artis dan ratusan model serta penyanyi ditengarai terlibat prostitusi online dibawah mucikari TN dan ES. Kalangan pejabat dan pengusaha yang menyewa artis, kebanyakan mengeksekusi nafsunya di luar negeri.

Kasubdit V Kejahatan Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Harissandi mengatakan, “penyewa” artis dan model yang dibawahi mucikari TN dan ES, adalah pengusaha. Dia juga tak memungkiri adanya dari kalangan pejabat yang menyewa artis dan model itu. “Rata-rata pengusaha yang pesan. Kebanyakan pengusaha, tapi pejabat juga ada,” kata Harissandi di Markas Polda Jawa Timur, di Surabaya, Senin (7/1/2019).

Tak jarang para artis itu dipesan pengusaha Indonesia, namun “eksekusi”-nya di luar negeri, di antaranya di Hong Kong dan Singapura.

“Misalnya dari Hong Kong, dari Singapura, dia mesan untuk tiga hari, misalnya, baik harganya Rp300 juta. Pemesannya dari Indonesia, tapi takut ketahuan atau bagaimana, dia melakukan eksekusi di luar negeri. Pemakainya ada juga dari WNA,” ucapnya.

Selain artis dan model, ada juga penyanyi dangdut dibawah terlibat prostitusi daring yang dikendalikan mucikari berinisial ES dan TN. “Ada artis, ada penyanyi dangdut, ada model,” ujar Harissandi.

Namun, Harissandi enggan menyebut identitas artis yang termasuk dalam 45 artis dan ratusan model yang dibawahi mucikari TN dan ES. “Nanti dipanggil satu per satu, nanti kita kasih tau ke teman-teman media,” ucapnya.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyatakan jika penyidik menemukan 45 artis dan 100 model yang terlibat jaringan dua muncikari ES dan TN. “Kemarin kan sudah dua yang diperiksa (Vanessa Angel dan Avriellya Shaqqila), jadi tinggal 43, nanti kita panggil beberapa oknum secara marathon, secara bergantian,” ujar Kapolda.

Dia menambahkan, selain mendapatkan nama-nama yang diduga terlibat jaringan prostitusi online dibawah muncikari ES dan TN, penyidik juga sudah mengantongi foto-foto artis dan model.

“Nama-nama sudah kami pegang semuanya, tarifnya juga sudah ada, sesuai dengan tingkat kepopulerannya. Termasuk fotonya juga sudah ada,” terangnya.

Terkait dengan tarif dan fee, Kapolda menyatakan antara satu artis dengan lainnya memiliki harga yang berbeda. Hal itu tergantung dari tingkat kepopuleran sang artis. Semakin populer, maka tarifnya akan semakin mahal.

Venessa Angel

“Perjanjiannya DP 30 persen, setelah ketemu baru pelunasan. Masing-masing bervariasi, ada yang terima 25 persen, baru sisanya dibagi-bagi. Kayak kemarin dibagi langsung 35 juta diambil korban, dan sisanya baru dibagi,” ujarnya.

Dalam kasus prostitusi online artis yang melibatkan dua artis Vanessa Angel dan Avriellya Shaqqila, Polda Jatim telah menetapkan dua orang menjadi tersangka yakni ES dan TN. Keduanya merupakan muncikari.

Dirkrimsus Polda Jawa Timur, Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan menerangkan kedua tersangka tersebut berperan mempromosikan para artis atau selebgram melalui media sosial khususnya instagram.”Kemudian kedua muncikari tersebut memfasilitasi komunikasi dan melakukan transaksi,” kata Yusep.

Kedua tersangka akan dijerat Pasal 27 ayat (1) jungto Pasal 45 ayat (1) Undang Undang (UU) RI Nomor 19 Tahun 2016, tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008, tentang ITE. Mereka juga diancam dengan Pasal 296 jungto Pasal 506 KUHP.

Namun, pengusaha berinisial R, pria hidung belang yang memesan Vanessa Angel dan Avriellya Shaqqila, dipastikan lolos dari jeratan hukum. Sebab, tidak ada peraturan perundang-undangan yang dianggap dapat menjerat pemakai atau pengguna jasa prostitusi.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, tidak ada pasal regulasi dalam undang-undang, ketika seseorang memakai jasa protitusi. “Dalam undang-undang memang tidak ada regulasi. Kita ini kan hanya menjalankan regulasi,” ujarnya.

You might also like