Anak Ini Pukuli Ayah dan Ibunya Sampai Berdarah-darah Karena Tak Diberi Uang Beli Sabu

Guntur alias Petir sungguh biadab. Lajang berusia 20 tahun ini tega menganiaya ayah dan ibu kandungnya sendiri hingga babak belur. Guntur memukuli ibunya dengan benda keras sampai berdarah-darah. Motifnya adalah karena Guntur tak diberi uang untuk membeli sabu oleh ibu kandungnya sendiri.

Aksi biadab Guntur dilakukannya Sabtu (19/1/2019) dini hari. Kala itu, Guntur memaksa ibunya untuk memberikan uang guna membeli narkoba. Sang ibu bersikeras tidak memberi hingga akhirnya Guntur emosi memukuli ibu kandungnya dengan benda keras. Tak ayal, sang ibu babak belur. Kepalanya bocor dihantam, darah pun bercucuran. Bukan hanya ibunya, Guntur juga memukuli ayahnya.

Guntur alias Petir

Usai memukuli kedua orang tuanya, Guntur melarikan diri. Warga Jalan Pampang 2 Lorong IV, Panakkukang, Makassar, yang mengetahui kejadian itu, berupaya mencarinya namun tidak ketemu. Kasus ini pun dilaporkan ke Polsek Panakkukang.

Setelah mendapat laporan, tak memerlukan waktu lama, polisi berhasil meringkus Guntur. “Resmob Panakkukang menangkap seorang pelaku penganiayaan terhadap orang tua kandungnya sendiri. Orang tuanya tidak mau memberi uang untuk membeli narkoba jenis sabu-sabu sehingga pelaku marah dan melakukan penganiayaan,kata Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda Fauzi di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (19/1/2019) pagi.

Penangkapan Guntur dilakukan sekitar pukul 03.00 Wita dini hari. Guntur ditangkap setelah warga melapor adanya penganiayaan orang tua oleh anaknya sendiri. Polisi kemudian menangkap pelaku di sebuah gubuk sawah yang tak jauh dari rumahnya. Saat ditangkap, Guntur disebut sedang tertidur.

Ananda menyebut kepala ibu kandung Guntur terluka akibat peristiwa itu. Diduga Guntur memukul kepala ibunya menggunakan benda keras.

Menurut warga sekitar, pelaku menganiaya kedua orang tuanya. Tidak segan-segan, sampai melukai bagian kepala ibu kandungnya yang diduga digunakan benda keras,” ucapnya.

You might also like