KPK IKLAN

41 Orang Masih Tertimbun Longsor di Sukabumi

Korban longsor di Dusun Garehong, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, bakal terus bertambah. Pasalnya, sampai Selasa (1/1/2019) pagi, 41 warga belum ditemukan diduga masih tertimbun material longsor. Tim SAR pun masih melakukan pencarian.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, tim SAR terus melakukan pencarian korban longsor. Hingga Selasa dini hari, tercatat 32 Kepala Keluarga (KK) atau 107 jiwa terdampak longsor. “Ada 32 KK (107) jiwa, diantaranya dua orang meninggal dunia, tiga orang luka-luka, 61 orang di pengungsian, dan 41 orang belum ditemukan,” kata Sutopo.

Menurutnya, informasi korban meninggal awalnya simpang siur karena kondisi yang panik. Informasi yang beredar di lapangan dan sosial media, jumlah korban meninggal berbeda-beda. Sedangkan kerugian fisik sementara terdapat 30 unit rumah tertimbun. “Setelah dilakukan verifikasi di posko sementara, ada dua korban meninggal dan 30 unit rumah tertimbun,” ujarnya.

Upaya penanganan terus dilakukan meliputi diantaranya BPBD Kabupaten Sukabumi mengirim tim ke lokasi kejadian. Kemudian bersama Basarnas dan warga setempat melakukan evakuasi dan pendataan. Dengan kondisi di lapangan hujan, listrik padam, jaringan komunikasi terhambat. “Jalanan yang terjal, berbatu dan ditambah cuaca hujan rintik menyulitkan tim untuk melakukan evakuasi,” tuturnya.

Sedangkan untuk evakuasi diperlukan alat berat namun kondisi akses jalan dan medan cukup berat menuju lokasi bencana.

Sebelumnya dilaporkan longsor melanda Sukabumi, Senin (31/12/2018) pukul 17.00 WIB. Puluhan rumah tertimbun tanah bercampur lumpur yang diakibatkan hujan deras. Dalam kejadian itu, sedikitnya empat warga dilaporkan tewas. Setelah didata, ternyata masih belum ditemukan 41 orang lagi yang diduga kuat masih tertimbun material longsor.

You might also like