Polres Langkat Periksa 10 Saksi Terkait Pembakaran Alquran di Stabat

Kepolisian Resort (Polres) Langkat sudah meminta keterangan 10 orang saksi terkait kasus pembakaran Alquran di halaman belakang Masjid Nurul Huda Lingkungan 3 Kelurahan Paya Mabar Kecamatan Stabat.

“Sejauh ini sudah mengambil keterangan dari 10 saksi,” ucap Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan, Rabu (26/12/2018),  usai rapat koordinasi dengan Ormas Islam, MUI, Dandim 0203 Langkat, Kementerian Agama dan sejumlah pihak lainnya terkait kasus pembakaran Alquran.

Sebelumnya, dalam pertemuan itu dibahas pembakaran 20 mushaf Al Qur’an yang dilakukan orang tak dikenal (OTK). Majelis Ulama Indonesia (MUI) Langkat bersama ormas Islam dan OKI sepakat meminta Polres Langkat menindaklanjuti persoalan dan mengungkap siapa pelaku pembakaran tersebut dan segera memproses secara hukum pelakunya.

Dalam rapat Kapolres Langkat menghimbau para ulama, masyarakat dan tokoh agama bekerja sama dengan MUI, TNI dan Pemkab Langkat untuk tetap menjaga kekondusifan dan kenyamanan diwilayah Kabupaten Langkat ini.

Kapolres Langkat juga berharap jangan mudah terprovokasi dengan isu atau tindakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang bermaksud merusak keadaan situasi yang selama ini telah terbina dengan baik dan kondusif. Dengan adanya kerja sama yang selama ini terbina Kabupaten Langkat tetap dapat terjaga kenyamanan dan kekondusifanya.

Pada kesempatan itu juga Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada warga masyarakat khususnya warga Langkat yang selama ini menjaga kenyamanan keamanan dan ketertiban.

Sementara pihak kepolisian belum bisa menyampaikan hasil dari keterangan 10 orang saksi terkait pembakaran mushaf Alquran tersebut, karena para saksi masih dalam proses diambil keterangannya. “Sementara untuk hasil penyelidikan belum bisa kami sampaikan, masih dalam proses pengambilan keterangan,” tutur AKBP Doddy Hermawan didampingi Dandim 0203/Lkt Letkol Inf Samsul Alam dan Ketua MUI Langkat H Mahfudz.

Sebelumnya dari informasi yang dirangkum diketahui sekira pukul 15.30 WIB, Senin 24 Desember 2018 kemarin, terjadi terjadi pembakaran 20 mushaf Alquran di halaman belakang Masjid Nurul Huda Lingkungan 3 Kelurahan Paya Mabar Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat.

Peristiwa pembakaran Alquran tersebut diketahui seorang warga bernama Wagio yang kemudian diinformasikan kepada Kepala Lingkungan 3 Kelurahan Paya Mabar, A Hakim. Selanjutnya Kepala Lingkungan melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian dan Bintara Pembina Desa (Babinsa). Beberapa saat kemudian personil kepolisian dan Babinsa tiba untuk mengamankan lokasi.

You might also like