Polres Abdya Tahan Kontraktor Proyek Jetty Rubek Meupayong

Polres Aceh Barat Daya (Abdya) resmi menahan seorang rekanan berinisial MN (48) terkait kasus dugaan korupsi pengerjaan proyek Jetty Rubek Meupayong tahun 2016.

Informasi diperoleh, Sabtu (15/12/2018), MN ditahan sejak Jumat (14/12/2018) sore. Penahanan itu dibenarkan Kapolres Abdya AKBP M Basori. “Tersangka dugaan tindak pidana korupsi proyek pelabuhan Jetty Rubek Meupayong tersebut tercatat sebagai warga Desa Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh,” katanya.

Menurut Basori, proyek pembangunan pelabuhan jetty di Desa Rubek Meupayong, Kecamatan Susoh tersebut dikerjakan oleh CV Aceh Putra Mandiri dengan jumlah anggaran senilai Rp2 miliar lebih sumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Abdya tahun 2016. “Kami sudah menetapkan tersangka dan sudah melakukan penahanan,” ujarnya.
Basori mengatakan, tersangka MN ditunjuk oleh CV Aceh Putra Mandiri sebagai pelaksana pembangunan Jetty Rubek Meupayong. Kemudian pekerjaannya tidak mencukupi volume sebagaimana tertuang dalam dokumen as built drawing. “Kasus ini masih terus didalami. Tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lain,” katanya.

You might also like