Polda Jabar Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Habib Bahar

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat masih mempertimbangkan pengajuan penangguhan penahanan yang diajukan oleh pengacara tersangka kasus dugaan penganiayaan, Bahar bin Smith.

Direskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Ikhsantyo Bagus, mengatakan bahwa kasus Habib Bahar saat ini, kasus tersebut sedang dalam tahap penyidikan.

“Kasus tersangka BS ini sudah tahap penyidikan. Saat ini (penyidik) sedang melengkapi berkasnya kemudian nanti kita akan koordinasi diserahkan kepada Jaksa di Kejati Jabar,” terang Kombes Ikhsantyo Bagus, di Mapolda Jabar, Kamis (27/12).

Bagus mengatakan, pihaknya telah menetapkan lima tersangka termasuk Bahar bin Smith atas kasus dugaan penganiyaan tersebut.

“Setelah kami lidik kembali, ada penambahan tersangka setelah dilakukan pengembangan. Untuk tersangka setelah kita kembangkan dari 5, bertambah 1 yaitu saudara MDS,” ucap dia.

Disinggung mengenai pengajuan penangguhan penahanan oleh pengacara Bahar bin Smith, Bagus menilai masih perlu adanya pertimbangan. Hingga saat ini, Bahar bin Smith masih dilakukan penahanan di Markas Polda Jawa Barat.

“Penangguhan memang sudah diajukan oleh pengacara BS, namun ada pertimbangan penyidik,” jelasnya.

Penyidik Ditreskrimum mempertimbangkan, bahwa penyidikan kasus ini belum selesai.

“Proses penyelidikan belum selesai, sehingga kami masih membutuhkan tersangka BS untuk dilakukan penyidikan kembali,” ujarnya.

Bahar bin Smith diduga telah melakukan penganiayaan terhada dua remaja berinisial CAJ, 18, dan MKUAM, 17, lantaran mengaku-ngaku sebagai dirinya saat di Bali.

Keduanya dianiaya di Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin miliknya di Pabuan, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, pada Senin 1 Desember 2018 lalu.

Kini Bahar bin Smith ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan oleh Ditreskrimum Polda Jawa Barat. Polisi menjerat Bahar bin Smith dengan Pasal 170 ayat (2), Pasal 351 ayat (2), Pasal 333 ayat (2), dan Pasal 80 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan anak.

You might also like