PELECEHAN SEKS ANAK

PN Medan Bebaskan Kerabat Mantan Gubsu

“Meski Ada Perbuatan, Tidak Dianggap Pidana”

Faisal Amri Pohan dan M Akbar Siregar bernafas lega. Keduanya dibebaskan dari jerat hukum pidana terkait dugaan penipuan dan penggelapan jual beli tanah seluas 2.250 meter persegi di Jalan Putri Hijau Medan.

            Majelis hakim PengadilanNegeri (PN) Medan diketuai Tengku Oyong, Rabu (19/12/2018), menetapkan Faisaldan Akbar bebas dari dakwaan berlapis yang diajukan jaksa penuntut umum. Keduakerabat mantan Gubernur Sumatera Utara, (almarhum) Mara Halim Harahap itudinilai tidak terbukti melanggar pasal yang dituduhkan. Sebelumnya, jaksapenuntut umum menjerat keduanya dengan tuntutan 3 tahun 6 bulan penjara melanggarpasal 378 KUHP jo pasal 55.

            Putusan bebas itu membuat banyak pengunjung sidang kaget. Sebab, majelis hakim menyebut meski ada perbuatan yang dilakukan keduanya, tetapi bukan perbuatan pidana. Alasannya, perikatan

jual beli tanah tersebut terjadi antara pembeli atas nama Suhendradengan Faisal dan Akbar yang mempunyai legalisir atau sebagai kuasa dari pihakkeluarga Mara Halim Harahap selaku pemberi kuasa.

            Selain itu perikatan jualbeli dengan Suhendra juga belum terlaksana, sehingga belum sah sebagai jualbeli. “Namun majelis meminta keduanya lebih berhati-hati dalam melakukan perjanjian sehingga tidak tersangkut masalah hukum,” tegas hakim Tengku Oyong.

            Usai mendengarkan pembacaan putusan, penuntut umum Nelson menyatakan pikir-pikir, kemudian majelis hakim menutup persidangan.

            Usai sidang kedua terdakwa terharu dan saling berpelukan. Keduanya juga langsung menyalami majelis hakim.

You might also like