Penganut Hindu Laporkan Pemilik Akun Facebook Karena Postong Foto Kotoran Manusia

Yayasan Dharma Yatra Hindu melaporkan pemilik akun Facebook Putera Banjaranah ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali, Selasa (4/12) pagi.

Pemilik akun tersebut dilaporkan karena menyebarkan ujaran kebencian mengandung unsur SARA dengan memposting foto kotoran manusia hingga membuat para netizen marah.
Usai melapor, Ketua Umum Forum Hindu Bersatu, Made Suarsana menyebutkan, pemilik akun Facebook Putera Banjaranah diduga berasal dari Payakumbuh, Sumatera Barat. Ia memposting foto gambar kotoran dengan caption mengandung unsur SARA ( suku, agama, ras, dan antar golongan).
“Terdapat dua postingan di akun Facebook Putera Banjarana yang kami laporkan. Kami berharap kepolisian segera bertindak menindaklanjuti laporan ini,” ujarnya Selasa (4/12/2018.
Tak hanya itu, terkait postingan tersebut ada salah satu akun yang mengancam pengurus YDYH. Ancamannya berupa pembunuhan dan penculikan.
“Ancaman ini juga kami laporkan. Kami tidak takut dengan ancaman itu karena kami punya niat baik,” ujarnya.
Menurut Suarsana, pihaknya sudah dua kali melaporkan ujaran kebencian yang viral di medsos. Sebelumnya, salah satu pemilik akun facebook yang berdomisili di Jember Jawa Timur. Dalam akun tersebut ia menuding para rohaniawan.
“Kami sangat menyayangkan munculnya hal-hal seperti ini karena di tengah semangat kita untuk menjaga keutuhan bangsa dan nasionalisme dengan menjabarkanya dengan anti hoax dan menggunakan medsos dengan arif dan bijaksana,” ungkapnya.
Ditegaskannya, selama ini pihaknya sudah memiliki hubungan baik dengan tokoh agama lain di Bali. Bahkan, para tokoh agama tak rela atas kelakuan oknum yang menghancurkan semangat kesucian untuk bersatu.
“Saya berharap agar semua group medsos yang ada di Bali didata sekaligus dilakukan pembinaan, apa yang boleh dan tidak boleh. Bukan untuk membatasi ruang gerak tetapi tetap mengedepankan norma kebangsaan,” pintanya.