Naas, Warga Desa Karang Sono Tewas Terbakar Gas LPG Di Kamar Mandi

Sadikun (45) Warga Desa Karangsono RT 08 RW 04 Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro bermaksud menghentikan kebocoran tabung gas LPG 3 KG yang digunakannya memasak. Caranya dengan memasukkan tabung gas tersebut ke dalam air yang ada di bak mandi (jeding).

Namun, tabung gas yang bocor tersebut ternyata tidak berhenti. Semburan gas tetap keluar dari cincin leher yang digunakan untuk sambungan ke kompor. Tabung yang direndam dari luar kamar mandi terdengar suara semburan angin di dalam air. Sadikun kemudian membuka pintu kamar mandi yang tak jauh dari tungku perapian memasak.

“Api dari tungku itu kemudian langsung menyulut ke dalam kamar mandi dan membakar Sadikun yang berada di dalam,” ujar Kapolsek Dander AKP Mashadi, Minggu (16/12/2018).

Kejadian itu, kata AKP Mashadi terjadi pada Jumat (14/12/2018), 03.00 WIB dan dilaporkan kepada polisi kemarin siang. Menurut keterangan saksi, Kasinah (45) yang merupakan istri korban, saat mengetahui suaminya tersulut api di dalam kamar mandi dia berteriak meminta tolong. Namun, api yang tersulut bocoran gas dari tabung LPG tersebut membakar tubuh suaminya.

“Akhirnya tetangga korban berdatangan dan mengevakuasi korban sadikun keluar dari kamar mandi, api sudah padam namun tubuh korban terbakar hampir merata 80 persen,” ujarnya.

Setelah berhasil dievakuasi, Sadikun langsung dibawa ke RSUD Bojonegoro, untuk dilakukan tindakan medis. Namun, pada Sabtu (15/12/2018) sekira jam 08.30 WIB korban dinyatakan meninggal. Jenazah kemudian dimakamkan di TPU (tempat pemakaman umum) Desa Karangsono.

Sementara diketahui, dalam kesehariannya, Sadikun bersama dengan istrinya berjualan makanan pada pagi hari. Mereka biasa memasak bubur, santan dan nasi pada dini hari untuk dijual. Namun nahas pada saat itu korban yang biasa memasak dengan tabung gas LPG itu akan habis. Dan saat hendak diganti justru bocor dan menyulut tubuh korban.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno mengatakan dalam menangani tabung gas LPG yang bocor apabila tidak dalam keadaan menyala, maka bisa langsung di bawa ke ruang terbuka. Setelah itu, kemudian di dalam cincin leher tabung gas ada gotri yang harus dibetulkan.

“Cara membetulkannya bisa ditusuk dengan menggunakan paku agar gotri tersebut pada posisi awal. Kalau ada apinya tinggal ditutup dengan menggunakan kain basah,” terangnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.