Kata Orang Tua Tukang Parkir Yang Keroyok Tentara, Ia Marah Karena Ditendang Sang Tentara

Lima pelaku pengeroyokan Kapten TNI AL Komarudin telah ditangkap polisi. Salah satu pelaku Iwan Hutapea sempat pulang ke rumah orangtuanya dan bercerita mengenai kejadian itu.

Rumah orangtua Iwan Hutapea berada di Jalan Haji Bain, Ciracas, Jakarta Timur. Iwan pulang pada Senin (10/12/2018) sore atau beberapa jam usai kejadian.

Kepada OS, orangtuanya, tersangka Iwan menceritakan terlibat perkelahian dengan anggota TNI di pertokoan Arundina.

“Anak saya pulang hari Senin sore setelah kejadiaan, cerita kalau dia berantem. Bilangnya dipukul duluan. Malemnya pergi lagi,” ujarnya saat ditemui wartawan di rumahnya, Rabu (12/12/2018).

Kepada orang tuanya, Iwan sempat menuturkan kronologi kejadian keributan di tempat parkir. Pemicu keributan diawali saat anggota TNI tersenggol motor yang tengah digeser juru parkir. Sang aparat marah hingga terjadi cekcok.

Tersangka Iwan akhirnya ditendang sebagai pelampiasan amarah anggota TNI. Tidak terima, Iwan yang menurut OS sudah bekerja sekitar 1,5 tahun sebagai jukir pun melawan.

“Ditendang lah dia selagi duduk. Ini yang saya dengar. Anak saya melawan. Itulah awal persoalannya,” tutur OS seperti dilansir dari poskota.

Sementara dalam video viral yang beredar, terlihat anggota TNI berseragam yang bernama Kapten Komarudin tidak melakukan pemukulan.

Dengan sabar dia rela ditarik dan sempat dipukul beberapa orang dalam kejadian itu.

Kerah baju Kapten Komarudin juga sempat ditarik salah satu dari lima pelaku pengeroyokan.

Pukulan-pukulan tangan yang dilakukan pelaku Iwan Hutapea pun sempat ditangkis oleh Kapten Komarudin.

You might also like