Giliran Tim Pidsus Kejatisu Mencokok Buronan Korupsi

Dibekuk dari Persembunyian di Bekasi

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) kembali menangkap buronan kasus korupsi. Setelah tim intelijen berulang kali berhasil menangkap buronan, kini giliran tim Pidana Khusus yang sukses membekuk tersangka kasus korupsi. Kali ini, aparat Adhyaksa tersebut berhasil mencokok Mulyono, tersangka rasuah BRI Agroniaga cabang Rantauprapat, Labuhanbatu.

Mulyono dibekuk dari persembunyiannya di Perumahan Harapan Indah RT 005 RW020 Nomor VL/4 Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jumat (7/12/2018). “Tersangka ditangkap tanpa perlawanan,” ucap Kasipenkum Kejatisu, Sumanggar Siagian, Sabtu (8/12/2018).

Menurut Sumanggar, tersangka Mulyono diduga melakukan pidana korupsi BRI Agroniaga cabang Rantauprapat tahun 2015 dalam pemberian kredit kepada 41 debitur dengan total plafond mencapai Rp 22.515.000.000,-. “Total plafond senilai Rp.22.515.000.000 diragukan kewajarannya dan digunakan oleh Mulyono dengan memamfaatkan identitas pihak lain dalam pengajuannya,” tutur Sumanggar.

Sebelum dilakukan penangkapan, penyidik Kejatisu telah melakukan pemanggilan secara patut selama 3 kali terhadap Mulyono. Selanjutnya Tim Penyidik Pidsus melakukan penjemputan paksa terhadap tersangka. Mulyono pun ditangkap tanpa melakukan perlawanan.

Dari Kota Bekasi, Sabtu pagi tersangka Mulyono langsung diterbangkan ke Medan. Kemudian tersangka diproses di Kejatisu untuk selanjutnya dititipkan di Rutan Tanjung Gusta Medan. “Kami sudah kordinasi dengan Asintel Kejatisu Pak Leo Simanjuntak untuk diproses administrasi di Kejatisu. Sebelumnya penyidik telah penetapkan tersangka dan telah menahan tiga orang tersangka dalam perkara yang sama. Semuanya telah dititip di Rutan Tanjung Gusta Medan. Dan Tersangka Mulyono setelah diprosess di Kejatisu langsung dibawa ke Rutan Tj Gusta untuk ditahan selama 20 hari ke depan,” tukas Sumanggar.