Dipukul Balok Saat Salat di Masjid, Merrisa Alami Gangguan Saraf Mata

Identitas Pelaku Sudah Diketahui

Merrisa Ayu Ningrum kini mengalami gangguan penglihatan. Wanita berusia 20 tahun yang menjadi korban pemukulan pria biadab saat shalat di Masjid Al Istiqomah, Jalan Pangeran Antasari, Samarinda, Kalimantan Timur, ini tak lagi dapat normal melihat. Syaraf mata kirinya mengalami gangguan akibat pemukulan tersebut.

Sambil memegangi bagian wajah sebelah kiri dan mata kirinya, Merrisa yang tercatat sebagai mahasiswi di Samarinda, ditemani keluarganya, melapor ke polisi. “Saya pulang dari kampus, singgah ke masjid mau salat, kemudian saya wudhu. Ketemu pelaku, dia nanya saya sendiri saja kah Mbak? Saya jawab iya, sendiri saja,” kata Merrisa, ditemui wartawan usai pemeriksaan di Satreskrim, Sabtu (29/12/2018) sore.

Setelah bertanya, pria yang diketahui bernama Muhammad Zuhairi itu pun pergi. Namun saat Merrissa salat Zuhur rakaat pertama, tiba-tiba kepalanya bagian belakang dan wajah kirinya dipukul kayu, lalu pelaku pergi. “Saya teriak minta tolong, kemudian datang warga. Tapi yang mukul itu, sudah tidak ada. Saya kemudian pulang,” ujar Merrisa.

Pascakejadian, dia bergegas melakukan visum medis untuk keperluan penyidikan dan penyelidikan kepolisian. Merrisa mengaku mengalami kelainan pada mata kirinya. Diduga, pria itu hendak merampok lantaran Merissa datang seorang diri ke masjid. Namun demikian, tidak ada barang Merrisa, maupun motor yang diparkir di halaman masjid raib.

Keterangan diperoleh, pria itu sering menumpang tidur dari masjid ke masjid di Samarinda. Namun, tidak ada yang menyangka dia malah berbuat kriminal di kemudian hari.

“Namanya dia mau tinggal di masjid, kita hindari prasangka buruk. Tapi, sebagai antisipasi pendatang, untuk itu kita minta KTP-nya. Makanya, kami jadi tahu identitasnya,” kata Ketua Pengurus Masjid Al-Istiqomah, Elansyah.

Zuhairi kabur namun meninggalkan tasnya yang hanya berisikan pakaian. Elansyah berharap, pelaku bisa segera ditemukan kepolisian. “Kami minta tolong supaya bisa terungkap segera, agar tidak meresahkan,” ujar Elansyah kepada kepolisian, yang juga meminta keterangannya di halaman masjid.

Diketahui, video seorang wanita dipukul pria pakai balok, sedang viral di tengah warga Samarinda. Video berdurasi 29 detik itu, memperlihatkan korban dipukul balok 2 kali, Jumat (28/12/2018) siang kemarin. Meski sempat keliyengan, dia berusaha mengejar namun pelaku kabur. Kasus itu, kini diusut kepolisian dari Polsek Samarinda Ulu, Polsek Sungai Kunjang dan Polresta Samarinda.

You might also like