Diduga Kurir dan Pengedar Sabu, Caleg Cantik PKB Dibekuk Polisi

Seorang calon legislatif (Caleg) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ditangkap polisi terkait peredaran narkotika jenis sabu. Caleg wanita berparas cantik itu, digeledah dan ditemukan paket sabu-sabu dalam klip plastik.

Informasi diperoleh, Sabtu (22/12/2018), video penangkapan caleg wanita tersebut beredar luas di media sosial. Video yang diungga oleh akun facebook Yuni Rusmini ini, menyematkan beberapa foto sang caleg. Dalam video itu, perempuan muda digeledah polisi mengaku tidak tahu menahu apa-apa soal narkoba tersebut. Namun polisi yang merekam menuturkan supaya perempuan itu jangan berbohong dan pura-pura bodoh. “Pura-pura kamu, periksa baju, bahu, telinga juga diperiksa,” ujar perekam video.

Caleg tersebut diketahui benama Rika Verawati. Rika maju melalului Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) daerah pemilihan 3 Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, nomor urut 9. Wanita berusia 31 tahun ini ditangkap personel dari Reserse Narkoba Polres Cirebon di dalam mobil usai belanja dari mini market di Jalan Cirebon Kuningan Ciperna, Kamis (20/12/2018).

“Selain mengonsumsi sabu, dia diduga juga sebagai pengedar dan kurir sabu,” ujar Kapolres Cirebon Kabupaten, Ajun Komisaris Besar Suhermanto itu saat acara pemusnahan barang bukti Miras di GOR Ranggajati, Kabupaten Cirebon, Jumat (21/12/2018).

“Dari tangannya kami baru menyita sabusabu dengan berat kotor satu gram. Pengembangan kasus jaringannya masih kami selidiki. Kami sudah mengantongi beberapa nama jaringan ini,” tambahnya.

Ia menjelaskan, Caleg dari daerah pemilihan III (daerah pemilihan Kecamatan Ciawigebang, Cidahu, Kalimanggis, Meleber, Lebakwangi dan Cipicung) Kuningan ini terjerat dalam Operasi Anti Narkotik Lodaya. Rika Verawati adalah satu dari 19 tersangka yang ditangkap dalam operasi tersebut. Jumlah barang bukti yang disita dalam sembilan kasus penyalahgunaan narkoba ini mencapai 2,74 gram sabu, dan 157 butir obat keras.”RV warga Desa Bendungan Kecamatan, Lebak Wangi, Kabupaten Kuningan,” ujar Suhermanto.

Tersangka, lanjut Suhermanto, bukan cuma pengonsumsi sabu, tetapi juga diduga sebagai kurir dan pengedar sabu. “Kami sudah beberapa pekan mengintai gerak geriknya. Kini tinggal pengumpulan bukti dan tersangka lain dalam kelompok dia,” jelas Suhermanto.

Ia belum memastikan apakah Rika Verawati terlibat jaringan lokal atau jaringan antar propinsi.

“Masih kita dalami,” ucap Suhermanto.

You might also like