Cari Dua Warga, Aek Sialang Disisir

Banjir Bandang Terjang Tapsel

Badang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Selatan bersama Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Sibolga menelusuri Sungai Aek Sialang untuk mencari dua warga yang hanyut terseret arus banjir bandang.

“Hasil musyawarah, pencarian dua korban hilang dilanjutkan Sabtu mulai pukul 09.00 WIB,” kata Kepala Pelaksana BPBD Tapanuli Selatan Ilham Suhardi melalui Kabid Kedaruratan/Logistik, Maratua Rambe, Sabtu (1/12/2018).

Pencarian dua korban juga melibatkan relawan BPBD, unsur TNI, Kepolisian dan ratusan masyarakat. “Alat yang akan digunakan sesuai hasil musyawarah dengan kepala desa dan masyarakat dengan memakai alat mata dan penciuman, membawa tali temaali, chainsaw, cangkul, dan berjalan kaki,”ujar Rambe.

Target pencarian dilakukan di seputaran aliran sungai Sialang. Kawasan sungai itu disisir radius sepanjang lebih kurang 14 kilometer dari titik kejadian ke arah hilir. “Metodenya, sebagian berjalan dari hilir tepatnya dari Kampung Sedikit ke arah hulu, sebagian lagi bergerak menyusuri sungai dari hulu ke arah hilir atau bertemu ditengah,” katanya.

Ia berharap pencarian kali ini dapat membuahkan hasil dengan harapan menemukan kedua korban terseret banjir bandang yang terjadi Kamis (29/11/2019) malam yakni Cindi (11) dan Puput bayi berumur dua bulan. Dua korban itu hingga berita ini dilansir belum ditemukan, dan masih dilakukan pencarian.