PELECEHAN SEKS ANAK

4 Sindikat Narkoba Internasional Ditangkap, 7 Kg Sabu Disita

Unit Narkoba Polres Tanjungbalai berhasil membongkar sindikat pengedar narkoba jaringan internasional. Selain mencokok empat tersangka, polisi juga menyita 7 kg sabu asal Malaysia.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai mengatakan penangkapan ini merupakan kerjasama dengan tim gabungan Polres Tangerang Selatan. “Kita berhasil melakukan penangkapan terhadap keempat orang tersangka ini pada Jumat (21/12/2018) malam,” katanya, Minggu (23/12/2018).

Identitas keempat pelaku pengedar narkotika jenis sabu-sabu itu yakni Jefri Fikri, nelayan warga Dusun T Banta, Desa Gampong, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Amar Faudal sopir warga Desa Gampong Baru, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Iskandar  nelayan warga Jalan Sehat, Lingkungan III, Kelurahan Sejahtera, Kecamatan Tanjungbalai Utara, Kota Tanjungbalai dan Selamet Franky Sianipar nelayan warga Jalan Arteri Gang Beringin, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai.

Keempatnya dibekuk berkat informasi masyarakat yang memberitahu bahwa ada satu unit mobil Toyota Avanza pelat BL 1168 D akan melintas di Jalan Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.”Mendapat informasi tersebut, anggota langsung ke TKP dan melihat mobil yang dimaksud sedang melintas. Terus kita cegat dan langsung kita amankan,”ujarnya.

Saat anggota Res Narkoba melakukan pemeriksaan di bagian belakang mobil, personel menemukan tujuh bungkus plastik teh China merek Guanyinwang yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 7 kilogram. “Masingmasing satu bungkus berisi satu kilogram sabu,”katanya.

Mendapati barang bukti tersebut, keempatnya langsung diamankan ke Mapolres Tanjungbalai untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut AKBP Irfan Rifai, keempatnya merupakan pengedar narkotika jenis sabu-sabu skala internasional. “Mereka ini jaringan pengedar Malaysia-Tanjungbalai-Medan,” ujarnya.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu unit mobil Toyota Avanza hitam pelat BL 1168 D, tujuh bungkus plastik teh China merek Guanyinwang yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu dengan berat masingmasing sekilo, lima unit handphone merek Samsung jenis E 1272.

Kemudian dua unit handphone Xiaomi jenis not4x dan red5, dua dompet warna hitam dan coklat, dua buah KTP, satu STNK mobil pelat BL 1168 D, satu SIM B1, dua kartu BPJS, satu unit kapal boat warna coklat dan dua unit handphone merek Nokia. “Kita juga mengamankan uang tunai sejumlah Rp3.850.000,” tuturnya.

You might also like