KPK IKLAN

23 Pegawai PLN Tewas, 65 Hilang Diterjang Tsunami Selat Sunda

Sedikitnya 23 orang pegawai PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tewas setelah tsunami melanda Selat Sunda. Seluruh pegawai itu saat tsunami melanda sedang mengikuti kegiatan gathering PLN Transmisi Jawa Bagian Barat (TJBB) di Banten.

Kepala Satuan Komunikasi Corporate PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), I Made Suprateka mengatakan, dari 225 peserta gathering terdiri dari karyawan PLN beserta istri tersebut, tercatat 23 orang meninggal dunia. Sementara 137 orang dilaporkan selamat, sedangkan 65 sisanya masih belum ditemukan.

“Saya laporkan pada hari ini data per jam 14.00 WIB ini jumlah korban yang ada di sana meningkat menjadi 23 orang yang meninggal dunia,” kata I Made saat jumpa pers di Jakarta, Minggu (23/12/2018).

I Made mengatakan, saat ini seluruh korban jiwa tersebut sudah dievakuasi ke Kantor TJBB yang ada di daerah Gandul, Cinera Depok dari yang sebelumnya masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah Pandeglang.

“Kami dari PLN sudah melakukan upaya evakuasi terhadap korban yang berasal dari PLN khsusunya,” imbuhnya.

Di samping itu, dirinya juga menginformasikan bagi seluruh pihak korban yang keberadaanya belum ditemukan dapat segera melapor ke posko PLN yang berada di sekitar kawasan terdampak bencana. Hal ini diminta agar mempermudah pihaknya melakukan penyisiran kembali.

“Jika ada yang masyarakat atau korban menyaksikan ini agar segera melapor ke posko supaya kita bisa mendata lebih rinci peserta employee gathering PLN dapat terlacak dengan baik,” tandasnya.

You might also like