Satu kilogram Kokain Dari Kuala Enok Riau, Tertangkap di Jambi

Direktur Reserse (Ditres) Narkotik dan Obat (Narkoba) Polisi Daerah (Polda) Jamb, berhasil mengamankan delapan orang tersangka penyelundupan 1 Kg Narkoba jenis Kokain, untuk di edarkan di Jambi.  

Dalam pres release di Mapolda Jambi, Selasa (6/11). Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS mengata kan, kasus ini terungkap pada hari Jumat, 2 November 2018, sekitar pukul 15.00 WIB. Tim opsnal Subdit I Ditresnarkoba Polda Jambi mendapat informasi, bahwa transaksi jual- beli narkotika sering di lakukan di seputaran rumah sakit, di kawasan Kasang, Kota Jambi.

Dari informasi itu, Sabtu (3/11) sekitar pukul 22.00 WIB, tim opsnal menangkap seorang Laki- laki bernama Johan, ketika duduk di atas Sepeda motor, di seputaran rumah sakit, di kawasan Kasang, Kota Jambi. Dari penangkapan itu Johan mengaku, barang bukti lainnya berada pada Sahrizal, yang sedang berada di kamar salah satu hotel di kawasan Pasar Baru, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi.

Dari tangan Sahrizal, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu kantong plastik berisikan Narkoba, jenis kokain, beratnya sekitar satu kilogram (Kg.). Selain Sharizal dan Johan, Subdit I Ditresnarkoba Polda Jambi juga menangkap Sugiarto, Syafi’i, Ariy, Rasidiq, dan Sahru, terakhir H. Miming.

Menurut Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS, berdasarkan pengakuan dari tersangka, bahwa Narkoba jenis Kokain itu berasal dari H. Miming, warga Jalan Pemda Kecamatan Tanah Merah, Kuala Enok Provinsi Riau. Barang itu dikirim, melalui jalan laut, ke Jambi. kemudian dikelolah  oleh Syafii, bersama Ariy, dan melibatkan enam orang tersangka lainnya itu.

Delapan orang tersebut masing-masing bernama Johan Maulana (30) pecatan anggota Polresta Jambi, Sahrizal (31), Sugiarto (42) warga Kota Jambi, H Miming (57) warga Riau, Arry Afrizal (41), M Rasyid (34), Sahru Gunawan (23) semuanya warga Kota Jambi dan Syafii (35) warga Kabupaten Muarojambi.

Atas perbuatan itu, para tersangka pelaku dijerat dalam pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009. Tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda Rp800.000.000 hingga Rp8.000.000.000, sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah sepertiga hukuman.

Saat ini, ke dekapan orang tersangka itu masih diperoses di Mapolda Jambi. “ Tidak menutup kemungkinan dari hasil pengembangan kasus ini, akan ada tersangka baru,” ungkap Kapolda Jambi. (Djohan) Jambi