Polisi Selidiki Dugaan Penggelapan Dana Kirab Asian Games Garut

Kepolisian Resor Garut sedang menyelidiki kasus dugaan penggelapan dana Kirab Obor Asian Games 2018 di Kabupaten Garut, Jawa Barat, sebesar Rp400 juta yang anggarannya dikelola jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga Garut.

“Saat ini kasus penggelapan uang kegiatan Kirab Obor Asian Games telah ditangani Kasatreskrim,” kata Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan di Garut, Minggu.

Ia menuturkan, Satuan Reskrim Polres Garut sedang mendalami kasus penggelapan dana Kirab Obor Asian Games tersebut yang sumber dananya dari APBD Pemerintah Kabupaten Garut sebesar Rp400 juta.

Jajaran Reskrim Garut, kata dia, sudah memanggil dua pejabat Dinas Pemuda Olahraga Kabupaten Garut untuk dimintai keterangan terkait dana kegiatan Asian Games di Garut.

“Kabid Pemuda dan Bendahara Dispora yang sudah diperiksa,” katanya.

Ia menjelaskan kepolisian akan memeriksa sejumlah pejabat lainnya berikut saksi untuk mengungkap sumber dana yang dikucurkan pemerintah daerah, berikut menelusuri penggunaan anggaran tersebut.

“Keterlibatan yang lainnya masih dikembangkan,” katanya.

Budi mengungkapkan, Polres Garut telah ditunjuk sebagai penanggung jawab dalam kegiatan Kirab Obor Asian Games pada Agustus 2018 yang berlangsung lancar, sukses dan meriah.

Seluruh biaya penyelenggaraan itu semuanya murni bersumber dari Polres Garut, sementara dana yang dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten Garut untuk kegiatan tersebut tidak diberikan oleh Dispora.

“Saya berani sumpah tak pernah terima uang untuk penyelenggaraan Kirab Obor Api Asian Games, semua biaya dikeluarkan dari Polres,” katanya.

Ia mengaku sudah mengetahui sumber dana yang dialokasikan Pemerintah Kabupaten Garut untuk kegiatan Kirab Asian Games di Garut dengan besaran dana direalisasikan dua kali, pertama sebesar Rp300 juta, kemudian Rp100 juta.

“Pertama Pemkab Garut mengucurkan Rp300 juta, kemudian mengeluarkan lagi Rp100 juta, jadi total dana yang dikeluarkan ada Rp400 juta,” katanya.

Dana yang dialokasikan pemerintah daerah itu, kata Kapolres, tidak sampai ke pihak penyelenggara, bahkan sampai kegiatan selesai dana tersebut tidak diketahui penggunaannya.

“Sampai sekarang Polres Garut selaku penanggung jawab acara belum pernah terima uang sepeserpun, entah dikemanakan uangnya,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Garut mengalokasikan dana untuk kegiatan Kirab Obor Asian Games dari Biaya Tak Terduga (BTT) di Garut dengan besaran dana sebesar Rp400 juta.