Novel Baswedan Dua Kasus Penyiraman Air Keras Dipetieskan

Penyidik KPK Novel Baswedan menduga kuat kasus penyerangan terhadap dirinya memang sengaja dibiarkan untuk tidak diungkap. Sebab, kasus Novel sudah hampir 500 hari belum juga ada pelaku yang ditangkap aparat penegak hukum.

Hal itu disampaikan Novel melalui video yang diunggah akun instagram pro.rakyat1 dan dikutip INILAHCOM pada Senin (5/11/2018).

“Saya ingin menyampaikan bahwa penyerangan terhadap saya adalah penyerangan yang sengaja tidak diungkap. Saya katakan sengaja tidak diungkap itu sebagaimana 15 bulan lalu saya juga menyampaikan hal yang sama di media televisi,” kata Novel.

Menurut dia, langkah kepolisian yang sedang memproses penyelidikan terhadap pelaku penyerangan air keras kepada Novel dianggap hanya sebuah formalitas saja.

“Jadi, kalau seumpama dianggap ada proses yang berlangsung. Saya katakan proses itu formalitas, saya menduga kuat proses itu formalitas,” ujarnya.

Novel mengatakan siapa saja yang ingin memperjuangkan kebenaran dan keadilan, baik yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi maupun orang lainnya pasti akan diserang.

“Aneh kalau kemudian berjuang atau memperjuangkan suatu kebenaran dan kemudian biasa-biasa saja, rasanya itu kompromi disana. Padahal, berjuang dengan tidak cara kompromi,” tandasnya.