Gadis Keturunan Cina Masuk Islam Karena Mendengar Lantunan Ayat Al-Quran

Satu tahun silam. Usai shalat Jumat (28/4/2017), dengan sumringahnya memakai mukena putih bermotif brokat pink, wajah  sang gadis keturunan Tionghoa itu memasuki masjid. Sarimah namanya, ia  telah sah masuk agama Islam, Sarimah mengakui begitu tertarik agama Islam karena mendengar lantunan Ayat Suci Al-Qur’an dan ceramah agama.

“Saya suka agama Islam, sering mendengar ceramah nya dan lantunan Al-Qur’an,  jadi masuk agama Islam ini atas keinginan hati nurani saya sendiri tanpa ada paksaan,”sebut wanita kelahiran Titi Akar 16 Juli 1990 ini.

Sarinah  menganut agama Islam disaksikan Lurah Tangkerang Tengah Hadi Iswahyudi. Sudah tiga tahun dirinya berada di Kota Pekanbaru sebagai karyawan disalah satu  toko, kedua orang tua berada di Bengkalis.

Sarimah menyewa kamar kost di daerah jalan Hassanudin, kerap mendengar lantunan Al-Qur’an dan ceramah dimasjid, membuat hati Sarimah terpanggil. Maka dirinya pun memutuskan untuk masuk ke agama Islam.

Mengucapkan kedua kalimat syahadat, Sarinah disaksikan juga oleh Ketua RW 09 sekaligus Pengurus Masjid Paripurna Kelurahan Ijtihadul Muslimin Suherman, tokoh masyarakat, Bhabinkamtibmas Tangkerang Tengah Bripka Marwan SH, FKPM Kelurahan Tangkerang Tengah, beberapa Ketua RT yang ada di Kelurahan Tangkerang Tengah, warga dan jamaah masjid Ijtihadul Muslimin, bertempat di jalan Wonosari Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru Jum’at (28/4/2017).

Disisi lain, Lurah Tangkerang Tengah Hadi Iswahyudi mengatakan sangat membuka peluang dan tentunya sangat menerima dengan baik masuknya salah seorang wanita  ke agama Islam yang sebelumnya dari agama Buddha.

“Kami selaku Lurah Tangkerang Tengah sangat bersyukur, kami ucapkan selamat telah masuk agama Islam dengan mengucapkan Dua Kalimat Syahadat,” ujar Lurah Tangkerang Tengah Hadi Iswahyudi.

Dikatakan Hadi, pihak kelurahan beserta pihak Masjid Paripurna Kelurahan Ijtihadul Muslimin akan mensupport semua kebutuhan Sarimah seperti kebutuhan belajar agama Islam.

“Kami dari kelurahan membantu mendatangkan Ustadzahnya untuk mengajarkan saudari Sarimah ini untuk belajar agama Islam lebih baik lagi. Dan Insha Allah kalau saudari Sarimah ada waktu, kita akan mengajak Sarimah untuk kegiatan Maghrib Mengaji seperti mengajarkan bacaan Iqra’ sampai Al-Qur’an, mengajarkan Shalat, Rukun Islam dan Rukun Iman yang ada didalam agama Islam yang tujuannya agar Sausari Sarimah ini mengerti akan indahnya agama Islam,” jelas Hadi.

Untuk perubahan status agama dalam administrasi, Lurah mengakui akan mempermudah prosesnya. “Kami selalu mempermudah semua urusan administrasi yang dibutuhkan warga yang telah lengkap berkasnya. Sedangkan kebutuhan identitas pergantian status agama saudari Sarimah ini akan disampaikan ke KUA,” kata Hadi.

Hadi mengakui, dari dua tahun terakhir ia menjabat Lurah Tangkerang Tengah, sudah 3 orang yang Muallaf. “Kedepannya, ada 3 orang lagi yang akan Muallaf,” sebut Lurah Tangkerang Tengah

You might also like