Lion Air Jatuh, Sebagian Potongan Tubuh Korban Sudah Ditemukan

Tim Basarnas, Pol Air Polres Karawang, dan TNI sudah menemukan titik lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di perairan laut Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10).

Tim yang sudah ada di lokasi juga sudah menemukan puing dan beberapa korban. Saat ini proses evakuasi masih sedang berlangsung.

“Kita menemukan di situ puing-puing pesawat, ada pelampung, tas, ada HP (handphone), ada potongan-potongan (tubuh),” kata Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi dalam konferensi pers di Jakarta.

Pesawat Lion Air tersebut diperkirakan jatuh di kedalaman laut 30-35 meter. “Kita masih berusaha menyelam ke situ untuk menemukan lainnya,” terangnya.

Basarnas mengkonfirmasi jumlah penumpang dan kru di dalam pesawat tersebut sebanyak 189 orang.

“Penumpang 179 dewasa, 1 anak-anak, 2 bayi, crew 2, dan 6 awak kabin,” kata dia.

Basarnas telah mengerahkan 130 personel di lokasi kejadian.

Sementara itu Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengatakan pihaknya belum bisa mengkonfirmasi lebih lanjut soal penyebab kecelakaan pesawat. ”

Kita belum berani infokan lebih lanjut karena kita belum dapatkan blackbox-nya,” ujar dia.

 

PMI pun sudah mengirim sedikitnya 40 kantong jenazah ke lokasi tersebut. “Saat ini PMI tengah bersiap menuju lokasi jatuhnya pesawat dengan membawa dua ambulans, 15 relawan serta 40 kantong jenazah jika dibutuhkan,” kata Staff PMI Karawang Bubun Gunawan melalui sambungan telepon, Senin (29/10), mengutip Antara.

Menurutnya, pihaknya juga sudah mulai berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait jatuhnya pesawat Lion Air yang membawa ratusan penumpang, satu anak-anak dan dua bayi. Langkah yang dilakukan ini untuk membantu proses evakuasi khususnya korban targedi ini.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan tim medis untuk membantu korban yang membutuhkan pertolongan pertama. Untuk menuju lokasi tentunya pihaknya tentu berkoordinasi dengan Basarnas.

“Kami siap membantu segala macam bentuk operasi ini. Relawan yang dipersiapkan pun sudah siaga menunggu instruksi dan proses lebih lanjut khususnya dalam penanganan korban,” tambahnya.

Diinformasikan sebelumnya, pesawat Lion Air JT-610 rute Bandara Internasional Soekarno Hatta-Bandara Depati Amir Pangkalpinang jatuh di perairan laut Karawang. Pesawat yang mengangkut ratusan penumpang dan tujuh awak itu take off dari Bandara Soetta sekitar pukul 06.02 WIB dan hilang kontak pada 06.13 WIB.