Ketua LSM Ini Sebut Oknum Pejabat Kejati Janjikan Proyek

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Ketua LSM LAKI P45, Amin mengakui pernah bertemu dengan oknum pejabat Kejati Babel dalam rangka bersilaturahim sekaligus menanyakan kelanjutan laporan kasus persekongkolan lelang kegiatan APBN 2018 di Satker PS PAM Babel, yang menurutnya kegiatan tersebut sarat dengan persekongkolan dan monopoli.

Namun menurutnya, oknum pejabat kejati Babel itu  justru mencoba menawarkan kepadanya untuk menfasilitasi dirinya untuk mendapatkan proyek APBN 2019 di PS PAM Babel. Padahal menurut dia, oknum pejabat tersebut tidak sepantasnya mengurusi proyek karena dia bukan orang yang berwenang memberikan proyek tapi tugasnya menegakan keadilan.

“Oleh oknum pejabat kejati Babel ini menjanjikan kepada saya akan mengupayakan ngomong dengan kasatker PS PAM Babel jika berkenan untuk bisa mendapatkan proyek tahun 2019. Asalkan kasus yang saya laporkan itu diredam (diam jangan ribut-ribut, red)” ungkap Amin belum lama ini.

Diakui Amin jika dirinya menolak tawaran dari oknum pejabat kejati Babel tersebut lantaran oknum tersebut bukan pemilik proyek. Namun dia adalah penegak hukum yang tidak ada kaitannya dengan proyek.

“Jelas saya tolak. Sebab tawaran seperti itu biasa dan sudah basi, dan oknum pejabat kejati itu kan bukan sebagai kasatker PS PAM Babel atau si pemilik proyek. Sangat dipertanyakan hubungan oknum pejabat kejati Babel ini dengan satker. Kok berani menawarkan diri untuk mefmfasilitasi untuk mendapatkan proyek. Dia bukan pemilik proyek atau dia bukan satker,” ujar Amin.

Disinggung soal kapan pertemuan dirinya dengan oknum pejabat kejati Babel itu. Amin mengungkapkan jika pertemuannya dengan oknum tersebut sekitar 3 atau 4 bulanan yang lalu di hotel Wisma Jaya Pangkalpinang.

“Sekitar 3 atau 4 bulanan lalu. Saat itu kami berdua bertemu di Wisma Jaya setelah magrib dan dia memang tidur di Wisma Jaya itu.” pungkas Amin.

 

Sementara itu, Asintel Kejati Babel, Said Muhammad ketika dikonfirmasi di Kejati Babel terkait pengakuan ketua LSM LAKI P45, M Amin tersebut membantah keras adanya pertemuan dirinya dengan Amin.

“Demi Allah dan Rasul aku sama sekali belum pernah ketemu dengan orang ini,” kata Said seraya menunjuk video rekaman pernyataan Amin yang diputar oleh salah satu wartawan, Kamis (4/10).

Namun tak lama kemudian, pejabat teras kejati Babel ini akhirnya mengaku jika dirinya memang pernah bertemu dengan Amin namun bukan menjanjikan suatu proyek.

“Owh, ini Amin ya. Memang kalau Amin dia pernah menemui saya tapi bukan saya yang menemuinya. Dia temui saya di Wisma Jaya karena memang saya tinggal di situ. Saya tidak pernah menawarkan proyek kepadanya seperti yang dia bilang. Dia ini kan melaporkan satu kasus terkait persekongkolan pihak satker dengan pemenang lelang. Lah laporannya menurut versi kami tidak layak ditindak lanjuti apanya yang mau diteruskan,” ujarnya.

Disinggung soal pengakuan Amin yang sedikit banyak akan berdampak pada nama baiknya. Said justru meminta wartawan untuk tidak memberitakannya.

“Jangan diberitakan. Saya tidak suka, apalagi sampai terkenal saya tidak suka yang seperti itu. Kalau kalian beritakan saya akan proses berdasarkan undang undang pers dan saya juga akan menuntut balik saudara Amin itu,” ancamnya.