Amien Rais Datang Ke Polda Metro Jaya, Massa Pengiring Bikin Macet

Amien Rais akhirnya memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk diperiksa terkait kasus Ratna Sarumpaet. Massa Aksi Kawal Amien Rais memenuhi jalan depan Mapolda Metro Jaya. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman dari arah Monas menuju ke Senayan macet.

Rabu (10/10/2018), massa memadati 1 jalur di depan Mapolda Metro Jaya. Kendaraan bermotor yang melintas menuju Senayan hanya bisa mengunakan 1 jalur untuk melintas.

Selain itu, antrean kendaraan bermotor juga tampak dari Simpang Susun Semanggi dan Pancoran. Kendaraan bermotor itu bergantian melintas di depan Mapolda Metro Jaya. Polisi yang mengatur lalu lintas memberlakukan sistem buka tutup di ruas jalan itu.

Selain diiringi massa, Amien  didampingi tim pengacaranya. Sebelum masuk ke ruang penyelidikan Ditkrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10/2018), Amien bicara di depan wartawan. Ia mengutip pernyataan Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto yang menyebut pemanggilan Amien berdasarkan keterangan Ratna Sarumpaet.

“Ini surat panggilan untuk saya yang katanya berdasarkan keterangan Sarumpaet tanggal 2 Oktober, padahal Sarumpaet ditangkap tanggal 4 Oktober. Ini sangat janggal. Tanggal 2, Sarumpaet belum memberi keterangan apapun ke polisi,” ujar Amien.

Ini merupakan pemanggilan kedua Amien Rais dalam kasus hoax Ratna Sarumpaet. Ia juga mempertanyakan kesalahan nama dalam surat pemanggilannya.

Sebelumnya beredar ajakan kepada seluruh alumni 212, untuk mengawal pemeriksaan Amien Rais yang juga sebagai seorang ulama. Dalam selebaran tersebut bertuliskan, “Wahai anak bangsa, wahai pejuang keadilan, wahai Alumni 212, ayo kawal dan dampingi Tokoh Nasional, Guru Bangsa, Bapak Reformasi, dan Tokoh 212, Amien Rais  yang dipanggil Polda Metro Jaya sebagai saksi Undang-Undang ITE atas laporan AKP Nico Purba!”

Polda Metro Jaya pun   menyiagakan sebanyak 3.284 personelnya untuk mengamankan aksi massa yang akan mengawal pemeriksaan Amien Rais.

“Kami siapkan pengamanan 3.284 personel, untuk arus lalu lintas nanti situasional di lapangan ya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Rabu (10/10/2018).